Cari

Revitalisasi Satuan PAUD di Daerah 3T Diprioritaskan, 3.865 Sekolah Jadi Sasaran


Revitalisasi Satuan PAUD di Daerah 3T Diprioritaskan, 3.865 Sekolah Jadi Sasaran

TANGERANG, Schoolmedia News = Upaya pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menjadi fokus utama pemerintah tahun ini. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat PAUD telah menetapkan 3.865 satuan PAUD sebagai calon penerima bantuan revitalisasi tahun anggaran 2026.

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya intervensi pendidikan sejak dini untuk membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul. Dalam kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Tahun 2026 Angkatan 12 di Tangerang, Senin (20/4/2026), pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di pelosok daerah.

"Revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik. Sesuai arahan Presiden pada Puncak Hari Guru Nasional, ini adalah langkah strategis untuk menyediakan sarana pendidikan yang berkualitas, aman, dan nyaman bagi anak-anak kita, terutama di daerah yang selama ini aksesnya masih terbatas," ujar Penangung Jawab Tata Kelola Satuan PAUD Direktorat PAUD Kemendikdasmen, Ade Saefudin dalam laporan kegiatan.

Fokus pada Aksesibilitas

Program bantuan revitalisasi pemerintah tahun 2026 ini memiliki dua sasaran utama, yakni meningkatkan akses layanan pendidikan dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah, serta menjamin ketersediaan fasilitas belajar yang layak.

Sebanyak 3.865 satuan PAUD yang terpilih merupakan hasil verifikasi dan konfirmasi dari dinas pendidikan di berbagai kabupaten/kota. Dalam program ini, model pelaksanaan bantuan akan dilakukan secara mandiri oleh pihak satuan pendidikan untuk memastikan ketepatan sasaran dan efektivitas penggunaan dana di lapangan.

Kegiatan di Tangerang ini menjadi tahapan krusial sebelum penyaluran bantuan dilakukan. Tim perencana dari masing-masing satuan pendidikan difasilitasi untuk memfinalisasi dokumen perencanaan agar memenuhi standar teknis dan administratif yang ditetapkan.

"Finalisasi dokumen ini menjadi syarat mutlak bagi satuan pendidikan sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan resmi. Setelah dokumen tuntas, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan kepala satuan PAUD masing-masing," tambah narasumber tersebut.

Dengan ditandatanganinya PKS tersebut, diharapkan proses revitalisasi sarana prasarana serta pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dapat segera dieksekusi tepat waktu. Pemerintah berharap intervensi ini mampu memangkas kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah 3T, sehingga setiap anak usia dini di Indonesia mendapatkan hak pendidikan yang setara dan berkualitas.

316 Satuan PAUD Dari 16 Provinsi 

Sebanyak 316 satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) calon penerima bantuan pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti kegiatan finalisasi dokumen perencanaan dan penandatanganan perjanjian kerjasama Program Revitalisasi Satuan PAUD Angkatan ke-12 yang digelar di Tangerang. 

Para peserta yang hadir berasal dari 16 provinsi, meliputi Aceh, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengundang perwakilan dari 51 kabupaten dan kota yang terdiri dari unsur Dinas Pendidikan setempat, Kepala Satuan PAUD, serta perencana satuan PAUD. 

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelayakan administrasi dan teknis sebelum bantuan fisik maupun nonfisik benar-benar disalurkan dan dilaksanakan di daerah masing-masing.

Kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan & Penandatanganan PKS Program Revitalisasi PAUD Angkatan 12 Tahun 2026 dibuka oleh 

Staf Khusus Menteri bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan Daerah 3T, Rita Pranawati. Hadir dalam pembukaan  

Widyaprada Ahli Utama Direktorat PAUD Bapak Djajeng Baskoro dan Kepala Badan Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Banten, Arya Mangunwijaya. 

Tim Schoolmedia 


Lipsus Selanjutnya
UniRank Rilis 20 PTN Terbaik Indonesia 2026, UI Masih di Puncak
Lipsus Sebelumnya
IFP Mudahkan Guru Akses Sumber Pembelajaran dan Murid Terlibat Aktif dalam Pembelajaran

Liputan Khusus Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar