Schoolmedia News Jakarta â Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat tata kelola dan kinerja organisasi melalui pelantikan pejabat tinggi madya, pratama, administrator, dan pengawas. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muâti, menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa pelantikan titik penting dalam perjalanan profesional sekaligus momentum untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.
âPelantikan adalah proses awal dan tonggak yang sangat bermakna bagi karier profesional saudara-saudara sekalian, sekaligus momentum untuk berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,â ujarnya di Plasa Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (6/4).
Lebih lanjut, Mendikdasmen menyampaikan bahwa dalam satu tahun terakhir, Kemendikdasmen telah meletakkan fondasi penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Berbagai program prioritas telah mulai dijalankan, mulai dari Revitalisasi Satuan Pendidikan, digitalisasi pembelajaran, hingga peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
Selain itu, penguatan kualitas pembelajaran juga terus didorong melalui berbagai inisiatif, seperti pembelajaran mendalam (_deep learning_), Tes Kemampuan Akademik (TKA), gerakan numerasi, serta penguatan bidang _Science_, _Technology_, _Engineering_, dan _Mathematics_ (STEM).
Di sisi lain, Kemendikdasmen juga menaruh perhatian besar pada penguatan pendidikan karakter melalui berbagai program, antara lain Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, penguatan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, serta pengembangan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka.
Mendikdasmen menekankan bahwa tata kelola kelembagan harus dilakukan dengan efisien, efektif, meritokratik, dan budaya hidup sederhana. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang ASRI, yaitu membangun budaya dalam lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga mengajak seluruh pejabat untuk menerapkan prinsip 5K sebagai landasan dalam meningkatkan kinerja organisasi.
âSaya juga mengingatkan dan mengajak saudara-saudara sekalian untuk menerapkan 5K sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan berbagai capaian yang sudah kita raih selama satu tahun pertama, melakukan perbaikan-perbaikan dan inovasi, bahkan akselerasi agar program-program kita dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,â ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa prinsip 5K mencakup kekompakan, kerja sama, kreativitas, komitmen, dan hidup bersahaja. Prinsip pertama adalah kekompakan, yakni membangun solidaritas seluruh jajaran Kemendikdasmen sebagai satu institusi yang mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Kedua, kerja sama, yang diwujudkan melalui semangat gotong royong, saling bahu-membahu, serta saling memperkuat antarunit dalam menjalankan tugas dan fungsi. Ketiga, kreativitas, yang menuntut hadirnya berbagai inovasi agar program-program kementerian dapat berjalan lebih optimal dan adaptif terhadap tantangan.
Keempat, kesetiaan dan komitmen, yaitu setia dalam mendukung dan memastikan terlaksananya program-program Presiden Republik Indonesia, khususnya yang diamanatkan kepada Kemendikdasmen. Kelima, hidup bersahaja, yakni menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pejabat publik, dengan tetap sederhana dan tidak berperilaku elitis.
âSemoga dengan senantiasa melaksanakan berbagai macam kebijakan dan prinsip tadi dapat menjadikan Kemendikdasmen yang selama ini telah menunjukkan prestasi dan memiliki rekam jejak yang diakui publik, dapat bekerja dengan lebih baik lagi,â tuturnya.
Sesuai dengan amanat konstitusi, Asta Cita, dan visi kementerian, Mendikdasmen turut mengajak seluruh jajaran untuk mengajak untuk memperkuat budaya RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) dan tata kelola pemerintahan yang SANTUN (Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong). âSaya mengajak saudara-saudara sekalian untuk menginternalisasi dan mengimplementasikan budaya RAMAH dan tata kelola pemerintahan yang SANTUN dalam kepribadian dan kinerja,â ujarnya.
Melalui pelantikan ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepemimpinan dan kinerja organisasi dalam mendukung transformasi pendidikan nasional. Dengan sinergi, integritas, dan budaya kerja yang kuat, diharapkan seluruh jajaran dapat menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan berdampak nyata bagi masa depan generasi Indonesia.
Tim Schoolmedia 
Tinggalkan Komentar