Pendaftaran SNMPTN, Foto: unnes.ac.id
Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo meminta siswa untuk segera mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
"Jumlah siswa yang melakukan pendaftaran masih sedikit dan dimohon untuk segera mendaftar setelah memiliki pilihan perguruan tinggi negeri (PTN) dan program studi," kata Budi di Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019.
Budi menjelaskan jumlah siswa boleh mendaftar SNMPTN 2019 sebanyak 613.861 orang. Sebagian besar, kata Budi, siswa yang layak untuk mendaftar sudah login dan mempelajari dan belum melakukan pendaftaran.
Andi menjelaskan, pada SNMPTN 2019, terdapat beberapa aturan yang baru yakni siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Kemudian urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
Sedangkan untuk siswa SMK, Budi melanjutkan, hanya diijinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN. Menurutnya, untuk persentase sekolah yang mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) naik 40 persen.
Maka kemungkinan besar, kata Budi, tingkat persaingan antarsiswa juga semakin meningkat. Sedangkan untuk kuotanya yakni sebanyak 40 persen dari jumlah keseluruhan daya tampung perguruan tinggi negeri.
Pendaftaran SNMPTN 2019 mulai dibuka sejak 4 Februari hingga 14 Februari. Pendaftaran SNMPTN bisa dilakukan dengan mengakses http://web.snmptn.ac.id dan memasukkan NISN dan kata sandi.
Di situs tersebut, siswa diminta untuk mengisi biodata serta mengunggah pas foto resmi. Sedangkan untuk program studi seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dukumen bukti keterampilan yang telah disahkan.
Budi menjelaskan SNMPTN merupakan jalur seleksi berdasarkan prestasi sekolah dan siswa selama proses belajar mengajar.
"Melalui jalur ini sekolah membantu LTMPT dalam memilih siswa yang terbaik secara adil dan jujur," kata Budi.
Tinggalkan Komentar