Abbvie : China Uji Coba Obat HIV Untuk Penyembuhan Virus Corona Baru

Obat untuk terapi pengobatan orang dengan HIV AIDS (ODHA). Foto : ANTARA
Schoolmedia News. New York - China sedang menguji coba obat HIV (Human Immunodeficiency Virus) sebagai penyembuhan gejala virus corona baru yang cepat menular, demikian perusahaan farmasi AbbVie Inc pada Minggu (26/01/2020).
Otoritas kesehatan China meminta obat-obatan tersebut guna membantu upaya pemerintah menangani krisis wabah virus corona, menurut Adelle Infante, juru bicara AbbVie yang berbasis di Illinois, Chicago Utara.
Aluvia, yang juga dikenal sebagai Kaletra, merupakan kombinasi lopinavir dan ritonavir. Ini adalah jenis pengobatan oral yang diberikan kepada pasien penderita infeksi HIV.
Baca Juga : Menkominfo Bahas Strategi Indonesia Untuk Ekonomi Digital Di WEC
Dalam panduan yang dirilis pada Kamis, pemerintah menyebutkan tidak ada obat anti-virus yang efektif namun pihaknya menyarankan agar mengkonsumsi dua pil lopinavir/ritonavir dan satu dosis interferon alfa dua kali sehari.
Otoritas kesehatan di seluruh dunia sedang berjuang mencegah sebuah pandemik setelah lebih dari 2.000 orang terinfeksi di China dan 56 orang meninggal setelah tertular virus tersebut.
Sumber: Reuters
Liputan Khusus Lainnya:
Strategi Pengisian Dapodik Tanggungjawab Kepala Sekolah Hadirkan Data Valid, Akurat dan Mutakhir
Pemerintah Rancang 14 Kegiatan Prioritas TPKJM Tingkat Pusat, Dorong Penguatan Layanan dan Regulasi Kesehatan Jiwa di Daerah
Kampus Jadi Motor Inovasi Nasional dan Mitra Strategis Hadapi Perubahan Global