Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

UEFA, AFC, dan Concacaf Bersatu Bahas Kompetisi Alternatif di Luar FIFA

author ASHAD
Aug 12, 2026 |
6 Dilihat

Schoolmedia News – Konflik di tubuh sepak bola dunia semakin memanas. UEFA, AFC, dan Concacaf dilaporkan mulai membahas kemungkinan membentuk kompetisi alternatif di luar agenda FIFA menyusul perselisihan terkait kepemimpinan dan kebijakan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Ketiga konfederasi tersebut sebelumnya secara terbuka mengkritik FIFA terkait rencana menjual sebagian kepentingan komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Mereka menilai proses tersebut dilakukan tanpa konsultasi yang memadai dengan anggota FIFA dan konfederasi terkait.

Persoalan Berawal dari Rencana Komersialisasi Piala Dunia

Salah satu pemicu utama ketegangan adalah proposal yang dikaitkan dengan upaya mengomersialkan sebagian hak komersial Piala Dunia.

Rencana tersebut dilaporkan melibatkan penjualan sekitar 20 persen kepentingan komersial Piala Dunia kepada investor swasta dengan nilai sekitar 4,2 miliar dolar AS.

Proposal itu kemudian mendapat penolakan keras dari sejumlah konfederasi. FIFA akhirnya menarik kembali rencana tersebut dan Infantino menyampaikan permintaan maaf. Namun, langkah tersebut belum mampu meredakan ketegangan.

UEFA, AFC, dan Concacaf Kritik Kepemimpinan FIFA

UEFA, AFC, dan Concacaf menilai persoalan tersebut bukan sekadar kesalahan komunikasi. Ketiga konfederasi mempertanyakan proses pengambilan keputusan FIFA dan meminta adanya pemeriksaan independen terhadap rencana yang kontroversial tersebut.

Mereka juga menginginkan perubahan dalam tata kelola FIFA agar keputusan penting tidak dilakukan secara sepihak.

Sikap bersama ketiga konfederasi tersebut menjadi tekanan serius bagi Infantino, terutama menjelang pemilihan Presiden FIFA berikutnya.

Kompetisi Alternatif Mulai Dibahas

Dalam perkembangan terbaru, kelompok yang menentang kepemimpinan Infantino mulai mempertimbangkan kemungkinan menggelar kompetisi alternatif apabila tuntutan reformasi tidak mendapatkan respons.

Pembahasan tersebut belum berarti UEFA, AFC, dan Concacaf secara resmi membentuk organisasi baru atau meninggalkan FIFA. Namun, opsi kompetisi di luar agenda FIFA mulai menjadi bagian dari diskusi di tengah meningkatnya ketegangan.

Jika benar-benar diwujudkan, kompetisi alternatif dapat mengubah peta sepak bola internasional karena UEFA, AFC, dan Concacaf memiliki banyak anggota serta kompetisi besar di masing-masing kawasan.

Ancaman Boikot Turnamen FIFA

Selain membahas alternatif kompetisi, sejumlah pihak juga mempertimbangkan kemungkinan memboikot agenda FIFA apabila tidak ada jaminan reformasi.

UEFA bahkan disebut mempertimbangkan langkah terhadap sejumlah turnamen FIFA sebagai bentuk tekanan agar tuntutan perubahan tata kelola mendapat perhatian.

Situasi ini menunjukkan bahwa perselisihan tidak lagi terbatas pada persoalan komersial, tetapi telah berkembang menjadi perdebatan mengenai arah dan tata kelola sepak bola dunia.

Masa Depan Infantino Dipertaruhkan

Tekanan terhadap Infantino meningkat menjelang proses pemilihan Presiden FIFA. Sejumlah asosiasi sepak bola telah menarik dukungan atau meminta agar Infantino tidak kembali memimpin FIFA.

Namun, Infantino masih mendapatkan dukungan dari sejumlah negara dan konfederasi. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah tekanan dari UEFA, AFC, dan Concacaf akan berujung pada perubahan kepemimpinan FIFA.

Yang jelas, pembahasan mengenai kompetisi alternatif menjadi sinyal bahwa ketegangan antara sejumlah konfederasi dan FIFA telah mencapai tahap yang serius.

Jika tidak ada titik temu, konflik tersebut berpotensi memengaruhi kalender pertandingan internasional dan hubungan antara FIFA dengan konfederasi-konfederasi anggotanya.

_

Sumber: https://bola.kompas.com/read/2026/08/12/07100488/uefa-afc-dan-concacaf-bersatu-bahas-kompetisi-alternatif-fifa

Hasil Kualifikasi Liga Champions 2026-2027: NEC Nijmegen dan Bodo/Glimt Lolos ke Play-off
Berita Selanjutnya
Hasil Kualifikasi Liga Champions 2026-2027: NEC Nijmegen dan Bodo/Glimt Lolos ke Play-off
author ASHAD
Aug 12, 2026
Jakarta Siapkan 2 Lapangan Latihan untuk Tunjang FIFA ASEAN Cup 2026
Berita Sebelumnya
Jakarta Siapkan 2 Lapangan Latihan untuk Tunjang FIFA ASEAN Cup 2026
author ASHAD
Aug 12, 2026

Komentar