Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

10 BPR Tutup hingga Juli 2026, Ekonom Minta Kondisi Perbankan Rakyat Jadi Perhatian Serius

author ASHAD RIZKI
Aug 06, 2026 |
3 Dilihat

Schoolmedia News – Penutupan sejumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sepanjang 2026 menjadi perhatian di tengah upaya menjaga stabilitas industri perbankan nasional. Hingga Juli 2026, tercatat 10 bank telah kehilangan izin usaha.

Fenomena tersebut dinilai perlu dipandang secara serius, meskipun belum dapat langsung disimpulkan sebagai tanda terjadinya masalah sistemik pada sektor perbankan nasional. BPR memiliki karakteristik dan skala usaha yang berbeda dengan bank umum sehingga kondisi masing-masing lembaga perlu dilihat secara spesifik.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat telah mencabut izin usaha enam BPR hingga kuartal I 2026. Pencabutan izin merupakan bagian dari langkah pengawasan dan penegakan ketentuan di sektor perbankan.

Penutupan BPR dapat disebabkan oleh berbagai persoalan, mulai dari masalah tata kelola, kondisi keuangan, hingga pelanggaran ketentuan. Dalam sejumlah kasus sebelumnya, OJK juga menemukan persoalan fraud atau kecurangan internal sebagai salah satu penyebab terjadinya kegagalan BPR.

Meski demikian, keberadaan BPR tetap memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. BPR selama ini menjadi salah satu lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, serta masyarakat di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau layanan bank umum.

Karena itu, penguatan tata kelola, manajemen risiko, kualitas pembiayaan, serta pengawasan menjadi hal penting agar BPR dapat mempertahankan keberlanjutan usaha. Pengawasan yang efektif juga diperlukan untuk mendeteksi persoalan sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Bagi masyarakat yang menjadi nasabah BPR yang izinnya dicabut, proses penyelesaian hak nasabah tetap mengikuti mekanisme yang berlaku. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memiliki peran dalam proses penjaminan simpanan nasabah sesuai ketentuan yang berlaku.

Penutupan sejumlah BPR menjadi momentum bagi industri untuk memperkuat fundamental dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan pengawasan yang lebih ketat serta tata kelola yang sehat, BPR diharapkan tetap mampu menjalankan fungsi intermediasi dan mendukung pembiayaan ekonomi masyarakat di daerah.

_

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/08/06/092100826/ekonom-soal-10-bank-perekonomian-rakyat-tutup--perlu-dipandang-serius-meski

128.000 Orang Ikut War Ticket HUT ke-81 RI, WNI di AS hingga Rusia Turut Antusias
Berita Selanjutnya
128.000 Orang Ikut War Ticket HUT ke-81 RI, WNI di AS hingga Rusia Turut Antusias
author ASHAD RIZKI
Aug 06, 2026
Airlangga Dorong Investasi China di Madura, Kawasan Industri Wiraraja Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Berita Sebelumnya
Airlangga Dorong Investasi China di Madura, Kawasan Industri Wiraraja Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru
author ASHAD RIZKI
Aug 06, 2026

Komentar