Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

BMKG Waspadai El Niño 2026 Berpotensi Sangat Kuat, Kekeringan hingga Karhutla Mengintai

author Ashad Rizki
Aug 05, 2026 |
4 Dilihat

Schoolmedia News - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan fenomena El Niño 2026 telah berada pada kategori kuat dan berpotensi berkembang menjadi sangat kuat. Kondisi tersebut diperkirakan membuat musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia menjadi lebih kering dan berlangsung lebih panjang.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan kondisi El Niño saat ini ditunjukkan oleh anomali suhu permukaan laut di wilayah Niño 3.4. Berdasarkan pemantauan periode Mei hingga Juli 2026, indeks ENSO berada di angka +1,59, yang masuk kategori kuat dan berpotensi meningkat.

BMKG memperkirakan dampak El Niño paling terasa pada periode Agustus hingga September 2026, ketika curah hujan di sejumlah wilayah diprediksi berada pada kategori rendah hingga sangat rendah. Wilayah selatan khatulistiwa, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Sumatra, berpotensi mengalami kemarau yang lebih kering dan panjang.

Salah satu dampak yang perlu diwaspadai adalah kekeringan dan berkurangnya ketersediaan air. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebutuhan air masyarakat, pertanian, pengelolaan waduk, hingga sistem irigasi. Sektor pertanian juga berpotensi menghadapi gangguan apabila ketersediaan air semakin terbatas.

Risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga meningkat seiring kondisi vegetasi yang semakin kering. BMKG mencatat ribuan titik panas telah terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran.

Dampak El Niño tidak hanya berkaitan dengan cuaca. Fenomena tersebut juga dapat berpengaruh terhadap ketahanan pangan, energi, kesehatan, perikanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, BMKG mendorong berbagai sektor menggunakan informasi iklim sebagai dasar untuk melakukan langkah antisipasi.

Pemerintah juga telah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah prioritas. Upaya tersebut dilakukan antara lain untuk membantu mengisi kembali bendungan yang mengalami penurunan kapasitas air dan mendukung pencegahan karhutla.

BMKG memprediksi El Niño dapat bertahan hingga sekitar awal 2027, dengan intensitas yang berpotensi melampaui kategori kuat. Meski demikian, El Niño tidak berarti seluruh Indonesia akan mengalami kemarau sepanjang periode tersebut karena pengaruhnya terhadap curah hujan berbeda-beda di setiap wilayah.

Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca dan iklim resmi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan kekeringan, keterbatasan air, dan karhutla selama periode kemarau.

_

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/08/05/06150021/bmkg-sebut-el-nino-2026-berpotensi-jadi-sangat-kuat-ini-sederet-dampaknya

Trump Bela Gianni Infantino, Nilai Bos FIFA Berjasa Besar untuk Sepak Bola Dunia
Berita Sebelumnya
Trump Bela Gianni Infantino, Nilai Bos FIFA Berjasa Besar untuk Sepak Bola Dunia
author Ashad Rizki
Aug 04, 2026

Komentar