Siswa dan Santri Korban Bullying Kini Bisa Lapor Lewat Aplikasi AMAN

Schoolmedia News - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak siswa dan santri yang mengalami maupun menyaksikan perundungan (bullying) untuk segera melaporkan kejadian tersebut melalui Aplikasi Anti Perundungan Aman (AMAN). Aplikasi ini disiapkan sebagai kanal pengaduan yang mudah diakses guna mempercepat penanganan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa aplikasi AMAN dirancang untuk memberikan ruang yang aman bagi peserta didik dalam menyampaikan laporan. Melalui sistem ini, laporan dapat ditindaklanjuti oleh pihak sekolah dan instansi terkait agar korban memperoleh perlindungan serta pendampingan yang dibutuhkan.
Aplikasi AMAN tidak hanya ditujukan bagi korban, tetapi juga bagi saksi yang mengetahui adanya tindakan perundungan. Pemerintah berharap semakin banyak laporan yang masuk sehingga kasus bullying dapat ditangani lebih cepat dan tidak berlarut-larut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa pencegahan perundungan memerlukan kerja sama seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat. Selain menyediakan kanal pelaporan, pemerintah juga terus memperkuat edukasi mengenai pentingnya menghormati sesama, membangun budaya saling menghargai, serta menanamkan karakter positif kepada peserta didik.
Dengan hadirnya Aplikasi AMAN, pemerintah berharap siswa dan santri tidak lagi ragu untuk melaporkan tindakan bullying. Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan mampu meminimalkan dampak psikologis pada korban sekaligus mewujudkan satuan pendidikan yang ramah anak dan bebas kekerasan.
Berita Lainnya:
Tokoh Nasional dan Pelaku Industri Berkumpul di Seminar Wisuda UT, Perkuat Kolaborasi Pendidikan
Gubernur Sherly Tegur Kepala Sekolah, Dana BOS Capai Rp1 Miliar tetapi Fasilitas Masih Rusak
BRIN Temukan Spesies Begonia Baru, Dinamai Begonia hattae untuk Mengenang Bung Hatta