Cari

Banjir Meluas di Jalur Utara, PT KAI Batalkan 82 Perjalanan dan Beri Refund 100 Persen Schoolmedia Kepada 18.000 Penumpang


Banjir Meluas di Jalur Utara, PT KAI Batalkan 82 Perjalanan dan Beri Refund 100 Persen

Schoolmedia News JAKARTA – Cuaca ekstrem dan banjir bandang yang merendam sejumlah titik perlintasan kereta api di wilayah Jawa Tengah, khususnya di segmen antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengambil langkah darurat. Hingga Minggu (18/1/2026), PT KAI secara resmi mengumumkan pembatalan total 82 perjalanan kereta api demi menjamin keselamatan operasional dan penumpang.

Kondisi cuaca yang memburuk menyebabkan luapan dua sungai di sekitar kilometer 88+900 hingga 89+100, yang mengakibatkan rel kereta api terendam air dengan ketinggian yang membahayakan. Meskipun petugas prasarana telah berupaya melakukan peninggian badan jalan rel, debit air yang terus meningkat membuat jalur utama lintas utara tersebut tidak dapat dilalui.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Minggu malam, menegaskan bahwa keputusan pembatalan ini merupakan langkah pahit yang harus diambil demi aspek keselamatan (safety).

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Pembatalan 82 perjalanan ini harus kami lakukan karena kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk dilewati secara aman," ujar Bobby.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 18.000 penumpang telah mengajukan proses pengembalian dana (refund). PT KAI mencatat total dana kompensasi pengembalian tiket mencapai Rp3,5 miliar. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI menjamin kompensasi berupa pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak, baik untuk perjalanan tanggal 17 maupun 18 Januari 2026.

EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, menjelaskan bahwa pengembalian dana dapat dilakukan melalui tiga kanal utama, yaitu loket stasiun, layanan Contact Center 121, serta aplikasi Access by KAI melalui fitur VOIP. "Pelanggan memiliki waktu hingga tujuh hari ke depan untuk mengurus pengembalian tiket mereka secara penuh," tambah Ririn.

Pantauan di Stasiun Senen dan Stasiun Gambir menunjukkan adanya penumpukan calon penumpang yang harus membatalkan rencana perjalanannya. Beberapa perjalanan populer yang dibatalkan antara lain KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Sindoro, KA Brantas, hingga KA Kaligung.

Selain pembatalan, PT KAI juga melakukan rekayasa pola operasi bagi kereta yang masih memungkinkan berjalan dengan mengalihkan rute melalui jalur selatan (muter) via Solo dan Yogyakarta. Namun, hal ini berdampak pada keterlambatan jadwal kedatangan yang cukup signifikan. Hingga berita ini diturunkan, tim prasarana KAI terus bersiaga di lokasi banjir untuk melakukan normalisasi lintasan segera setelah air surut.

Tim Schoolmedia 


Berita Selanjutnya
Digitalisasi Pendidikan, SMAN 1 Dumai Resmi Gandeng Schoolmedia Melalui Penandatanganan MoU Strategis
Berita Sebelumnya
Isra Mi'raj Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Membangun Generasi Berakhlak

Berita Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar