Kisah Inspiratif Shefira Salvabila: Lulus 7 Semester, Mendunia Lewat Prestasi

Schoolmedia News Malang - Bagi Shefira Salvabila, masa kuliah bukan sekadar mengejar gelar sarjana. Sejak menjadi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang, ia memandang kampus sebagai ruang untuk bertumbuh, belajar, sekaligus menguji kemampuan di panggung yang lebih luas. Di tengah padatnya perkuliahan, Shefira memilih tidak hanya menjadi mahasiswa yang berprestasi di ruang kelas, tetapi juga berani membawa nama Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional. Langkah itu akhirnya mengantarkannya lulus hanya dalam waktu tujuh semester dengan IPK 3,82 serta sederet penghargaan tingkat dunia.
Prestasi yang diraih Shefira bukan datang secara kebetulan. Selama kuliah, ia berhasil meraih Gold Medal dan Outstanding Presenter Award pada ajang International Mathematics Conference and its Application 2025, Gold Medal dalam kompetisi internasional di Perlis, Malaysia, serta Bronze Medal pada International Business Plan Competition 2024. Baginya, setiap kompetisi bukan sekadar perlombaan untuk mencari kemenangan, melainkan kesempatan untuk belajar, memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, dan mengasah kemampuan berpikir kritis serta kepemimpinan.
Di balik berbagai pencapaian itu, Shefira mengakui tantangan terbesarnya adalah menjaga keseimbangan antara kewajiban akademik dan persiapan lomba. Untuk mengatasinya, ia menerapkan perencanaan waktu yang terstruktur sehingga setiap tanggung jawab dapat diselesaikan tanpa mengorbankan kualitas belajar maupun persiapan kompetisi. Ia percaya bahwa manajemen waktu yang baik menjadi kunci untuk menjalani banyak peran sekaligus tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan utama.
Shefira juga tidak menutup mata terhadap peran besar lingkungan kampus. Menurutnya, dukungan dosen, pembinaan, pendampingan, hingga fasilitas pendanaan yang diberikan Universitas Negeri Malang menjadi bekal penting dalam mengembangkan potensinya. Ia pun mengajak mahasiswa lain agar tidak ragu mengikuti berbagai program pengembangan diri dan berani keluar dari zona nyaman. Kegagalan, menurutnya, bukan alasan untuk berhenti, melainkan kesempatan untuk belajar dan kembali mencoba dengan persiapan yang lebih baik.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Sumber:https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8575718/tips-shefira-lulus-kuliah-7-semester-raih-prestasi-internasional
Liputan Khusus Lainnya:
Menjaga Hutan di Tengah Hamparan Sawit: Perjalanan Dosen UNJA Mengharumkan Nama Indonesia Lewat Riset Keanekaragaman Hayati
Tiga Dekade Menjaga Rumah Pengetahuan: Pengabdian Muhammad Ardi Menghidupi Perpustakaan
Dibesarkan Ibu Single Parent, Alifia Buktikan Mimpi Bisa Mengalahkan Keterbatasan