Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Kabel Semrawut Mulai Ditata, Jakarta Targetkan selesai Lima Tahun

author Andeliyumna
Oct 05, 2026 |
11 Dilihat

SchoolmediaNews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan penertiban terhadap jaringan kabel utilitas yang masih terlihat tidak tertata di sejumlah ruas jalan. Langkah tersebut diawali di Jalan H. Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Penataan kabel ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi jaringan utilitas di wilayah Jakarta. Pemerintah menargetkan proses penataan jaringan utilitas dapat dilakukan secara bertahap hingga mencakup seluruh wilayah Jakarta dalam kurun waktu lima tahun.

Staf Khusus Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Nirwono Joga, menjelaskan bahwa penataan kabel tidak hanya bertujuan membuat kawasan perkotaan terlihat lebih rapi. Program tersebut juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat dan kenyamanan pengguna jalan.

Menurutnya, kabel yang dipasang secara tidak teratur di udara dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan masalah bagi pengguna jalan. Karena itu, pemerintah berupaya menata jaringan tersebut agar kondisi lingkungan menjadi lebih aman sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas.

Selain aspek keselamatan dan kenyamanan, penataan kabel diharapkan dapat meningkatkan keindahan kawasan perkotaan. Berkurangnya kabel udara yang berantakan dinilai dapat membuat tampilan Jakarta menjadi lebih tertib dan enak dipandang.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov DKI Jakarta menerapkan konsep 5M untuk menangani jaringan kabel utilitas yang belum tertata. Langkah tersebut mencakup penggunaan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu, pemindahan jaringan secara mandiri, pemotongan kabel yang sudah tidak digunakan, merapikan kabel dengan cara mengikatnya, serta menaikkan posisi kabel yang belum memungkinkan untuk dipotong.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, mengatakan bahwa kegiatan di Jalan H. Naman merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kota terhadap program penataan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Ia menyebut penertiban tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan memiliki tampilan yang lebih baik bagi masyarakat.

Pada tahap penataan kali ini, jaringan kabel yang ditangani memiliki panjang sekitar 3.115 meter. Proses tersebut melibatkan 14 penyedia jaringan yang secara sukarela bersedia melakukan penurunan dan penataan kabel yang mereka gunakan.

Berdasarkan data Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, area yang ditata membentang dari Jalan H. Naman hingga Jalan Pondok Kopi Raya. Jaringan yang menjadi sasaran penataan merupakan kabel fiber optik yang sebelumnya dipasang melalui jalur udara.

Program tersebut mencakup relokasi sekitar 401 tiang, 91 handhole, serta penataan jaringan dari 14 operator yang terdiri atas 18 jalur kabel. Dengan adanya relokasi tersebut, jaringan utilitas diharapkan menjadi lebih teratur dan tidak lagi mengganggu ruang publik.

Pelaksanaan relokasi jaringan dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) melalui PT Alfa Nusantara Teknik. Proses tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Relokasi yang dikeluarkan oleh Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Timur pada 20 Februari 2026.

Penataan jaringan kabel menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kawasan perkotaan yang lebih teratur. Selain mengurangi kesan semrawut, penataan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan masyarakat dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan program penataan utilitas ini dapat terus dilakukan secara bertahap hingga menjangkau berbagai wilayah Jakarta. Dengan target penyelesaian selama lima tahun, pemerintah berharap kondisi jaringan utilitas kota dapat semakin tertib dan mendukung wajah Jakarta sebagai kota yang aman, nyaman, serta tertata. Sumber Berita : rri.co.id

Kekeringan Belum Usai, BPBD Ciamis Tetap Distribusikan Air Bersih ke Warga
regional Selanjutnya
Kekeringan Belum Usai, BPBD Ciamis Tetap Distribusikan Air Bersih ke Warga
author Andeliyumna
Oct 05, 2026
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Wapres Gibran Instruksikan Pemulihan Lahan Pertanian
regional Sebelumnya
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Wapres Gibran Instruksikan Pemulihan Lahan Pertanian
author Andeliyumna
Sep 25, 2026