Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Harga Telur di Jatim Anjlok, Pemerintah Andalkan SPPG untuk Menyerap Produksi

author ASHAD
Aug 12, 2026 |
9 Dilihat

Schoolmedia News – Harga telur ayam ras di Jawa Timur mengalami tekanan di tingkat peternak. Kondisi tersebut terjadi ketika pasokan telur melimpah, sementara penyerapan hasil produksi belum berjalan optimal.

Penurunan harga menjadi perhatian karena dapat berdampak langsung terhadap pendapatan peternak. Ketika harga jual berada di bawah biaya produksi, peternak berpotensi mengalami kerugian dan kesulitan mempertahankan usaha.

Salah satu persoalan yang dihadapi peternak adalah menumpuknya stok telur. Produksi yang sebelumnya ditingkatkan untuk mengantisipasi kebutuhan Idul Fitri dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tidak seluruhnya terserap sesuai perkiraan.

Kondisi tersebut membuat pemerintah mencari langkah untuk meningkatkan penyerapan telur dari peternak. Salah satunya dengan mengoptimalkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penyerapan telur melalui program MBG dapat ditingkatkan. SPPG didorong untuk menambah penggunaan telur dalam menu makanan sehingga produksi peternak dapat terserap lebih banyak.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kelebihan stok telur yang berada di tingkat peternak. Dengan meningkatnya permintaan, harga di tingkat peternak diharapkan dapat kembali bergerak menuju kondisi yang lebih stabil.

Persoalan harga telur tidak hanya berkaitan dengan jumlah produksi. Biaya pakan juga menjadi salah satu beban yang harus ditanggung peternak. Ketika biaya produksi meningkat sementara harga jual turun, margin keuntungan peternak semakin tertekan.

Karena itu, stabilisasi harga perlu dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah tidak hanya perlu memperhatikan sisi penyerapan, tetapi juga memastikan rantai pasok dan biaya produksi tetap berada dalam kondisi yang mendukung keberlangsungan usaha peternak.

Program MBG dinilai dapat menjadi salah satu saluran penyerapan produk peternakan. Dengan kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar, pembelian telur untuk kebutuhan SPPG dapat membantu mempertemukan produksi peternak dengan kebutuhan program pemerintah.

Namun, peningkatan penyerapan juga perlu dilakukan dengan perencanaan yang tepat. Kebutuhan SPPG harus disesuaikan dengan kapasitas produksi agar tidak menimbulkan ketidakseimbangan baru di kemudian hari.

Bagi peternak, kestabilan harga menjadi hal penting untuk menjaga keberlangsungan usaha. Harga yang terlalu rendah dapat membuat peternak kesulitan menutup biaya pakan, pemeliharaan ayam, tenaga kerja, dan kebutuhan produksi lainnya.

Pemerintah diharapkan terus memantau perkembangan harga telur di berbagai daerah di Jawa Timur. Pengawasan diperlukan untuk memastikan kebijakan penyerapan benar-benar memberikan dampak kepada peternak, bukan hanya meningkatkan permintaan di tingkat konsumen.

Kondisi ini juga menunjukkan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan produksi pangan dan program pemerintah. Ketika produksi meningkat untuk memenuhi kebutuhan tertentu, penyerapan harus dipastikan agar tidak terjadi kelebihan stok.

Dengan mengoptimalkan penyerapan melalui SPPG, pemerintah berharap tekanan harga telur di tingkat peternak dapat dikurangi. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu mendukung keberlanjutan usaha peternak ayam petelur di Jawa Timur.

Pemerintah dan pelaku usaha kini perlu menjaga keseimbangan antara produksi, penyerapan, dan harga. Dengan pengelolaan yang tepat, kebutuhan telur untuk program MBG dapat terpenuhi sekaligus membantu menjaga stabilitas usaha peternak.

_

Sumber: https://surabaya.kompas.com/read/2026/08/12/070154678/harga-telur-di-jatim-anjlok-pemerintah-andalkan-sppg-untuk-menyerap

Jelang HUT RI, Khofifah Beri Diskon Tarif Trans Jatim Jadi Rp81
regional Selanjutnya
Jelang HUT RI, Khofifah Beri Diskon Tarif Trans Jatim Jadi Rp81
author ASHAD
Aug 12, 2026
Harga Beras di Sikka Melonjak, Tembus Rp16.000 per Kilogram
regional Sebelumnya
Harga Beras di Sikka Melonjak, Tembus Rp16.000 per Kilogram
author ASHAD
Aug 12, 2026

Komentar