Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Lampung-1 Diluncurkan dari China, Bagaimana Keamanan Datanya? Ini Penjelasan BRIN

author ASHAD
Aug 11, 2026 |
13 Dilihat

Schoolmedia News – Keamanan data menjadi perhatian dalam kerja sama Satelit Lampung-1 yang melibatkan Indonesia dan China. Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pemanfaatan data satelit tetap berada dalam pengawasan dan kewenangan pihak Indonesia.

Satelit Lampung-1 merupakan bagian dari misi OSE Hyperspectral Twin Satellites yang dikembangkan perusahaan antariksa China, STAR.VISION Aerospace, bersama sejumlah mitra, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Satelit tersebut diluncurkan dari Shandong, China, pada 5 Agustus 2026. Teknologi yang digunakan membawa misi penginderaan jauh dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kebutuhan pembangunan.

Kerja sama tersebut kemudian memunculkan perhatian mengenai bagaimana data yang dihasilkan satelit dikelola, disimpan, dan dimanfaatkan, terutama karena satelit dikembangkan oleh perusahaan China.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan sebelumnya menegaskan bahwa Lampung-1 bukan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Lampung. Satelit tersebut merupakan milik STAR.VISION Aerospace, sedangkan Pemprov Lampung bersama BRIN memanfaatkan data dan teknologi yang dihasilkan.

Marindo juga menjelaskan bahwa akses Pemprov Lampung terhadap data memiliki batasan. Pemerintah daerah hanya memanfaatkan data yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, seperti pertanian, kelautan, perikanan, pembangunan infrastruktur, serta mitigasi bencana.

Dengan demikian, pemanfaatan data tidak dilakukan secara bebas oleh pemerintah daerah. Ada ketentuan dan pengawasan yang mengatur data apa saja yang dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan daerah.

Kepala BRIN Arif Satria turut memastikan keamanan pengelolaan data Satelit Lampung-1. Menurutnya, data yang berkaitan dengan kepentingan Indonesia akan berada di bawah otoritas BRIN.

Penegasan tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran mengenai keamanan data dalam proyek yang melibatkan kerja sama Indonesia dan China. BRIN menyatakan pengelolaan serta penyimpanan data untuk kepentingan Indonesia berada dalam kewenangan Indonesia.

Satelit Lampung-1 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai sektor. Data citra satelit yang dipadukan dengan teknologi AI dapat digunakan untuk mendukung pertanian, irigasi, perikanan, kelautan, pembangunan jalan dan infrastruktur, hingga mitigasi bencana.

Teknologi tersebut juga dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan berbasis data. Informasi dari penginderaan jauh dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam melihat kondisi wilayah dan menentukan program pembangunan.

Bagi sektor pertanian, data satelit dapat membantu pemetaan kawasan dan komoditas. Sementara untuk sektor kelautan dan perikanan, teknologi penginderaan jauh dapat mendukung pemetaan potensi wilayah yang berkaitan dengan aktivitas perikanan.

Pemanfaatan teknologi satelit juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital di tingkat daerah. Pemerintah berharap teknologi tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, aspek keamanan data tetap menjadi bagian penting dalam pengelolaan teknologi satelit. Kejelasan mengenai otoritas, akses, penyimpanan, dan pemanfaatan data diperlukan agar kerja sama teknologi lintas negara tetap memberikan kepastian bagi Indonesia.

BRIN sendiri tengah menyiapkan satelit buatan dalam negeri, BRIN NEO-1, yang ditargetkan meluncur pada awal 2027. Satelit tersebut disebut akan menjadi bagian dari penguatan kapasitas teknologi antariksa nasional.

Dengan adanya Satelit Lampung-1, pemerintah daerah memiliki peluang memanfaatkan teknologi penginderaan jauh untuk mendukung pembangunan. Namun, manfaat tersebut perlu diiringi dengan tata kelola data yang kuat agar keamanan dan kepentingan nasional tetap terjaga.

Pemerintah Provinsi Lampung dan BRIN kini menjadi pihak yang berperan penting dalam memastikan teknologi dan data Satelit Lampung-1 dapat dimanfaatkan secara tepat, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

_

Sumber:https://regional.kompas.com/read/2026/08/11/075406478/keamanan-data-satelit-lampung-1-disorot-pemprov-pastikan-akses-pihak-china

Fasilitas Sekolah Rusak, SDN Pucang 1 Sidoarjo Atur Pembelajaran 2 Sif
regional Selanjutnya
Fasilitas Sekolah Rusak, SDN Pucang 1 Sidoarjo Atur Pembelajaran 2 Sif
author ASHAD
Aug 11, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Bandung, Si Jalak Harupat Jadi Salah Satu Venue
regional Sebelumnya
FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Bandung, Si Jalak Harupat Jadi Salah Satu Venue
author ASHAD
Aug 11, 2026

Komentar