Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Karhutla di Sukabumi Diduga karena Tangan Jahil, 18 Hektare Lahan Perhutani Terbakar

author ASHAD
Aug 10, 2026 |
16 Dilihat

Sukabumi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Perum Perhutani di Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 18 hektare lahan.

Kebakaran menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi musim kemarau yang membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar. Api kemudian ditangani oleh petugas gabungan untuk mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh ulah manusia. Namun, dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Penanganan dilakukan dengan mengerahkan petugas untuk mengendalikan api sekaligus memantau area yang terdampak. Langkah tersebut penting untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyebabkan kebakaran.

Kondisi lahan yang kering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Perhutani KPH Sukabumi sebelumnya telah memetakan sejumlah kawasan yang dianggap rawan karhutla sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman kemarau panjang.

Pemetaan kawasan rawan juga menjadi bagian dari koordinasi Perhutani dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi. Data tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta menentukan penempatan personel dan armada ketika terjadi kebakaran.

Kebakaran seluas 18 hektare ini kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat selama musim kemarau. Aktivitas manusia di sekitar kawasan hutan perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan agar tidak meningkatkan risiko kebakaran.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di kawasan hutan maupun lahan.

Upaya pencegahan menjadi semakin penting karena kebakaran yang terlambat ditangani dapat meluas dengan cepat, terutama ketika kondisi vegetasi kering dan cuaca mendukung penyebaran api.

Perhutani bersama pihak terkait diharapkan terus memperkuat pemantauan kawasan rawan. Koordinasi antara pengelola hutan, petugas pemadam, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah karhutla meluas.

Dengan penanganan cepat dan peningkatan kewaspadaan, risiko kebakaran lanjutan di kawasan hutan Sukabumi diharapkan dapat ditekan, sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan dan lingkungan sekitarnya.

_

Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2026/08/10/084045578/karhutla-di-sukabumi-diduga-karena-tangan-jahil-18-hektar-lahan-perhutani

Kebakaran Hebat Pasar Jeget Ayu, 96 Bangunan Ludes dan 2 Warga Terluka
regional Selanjutnya
Kebakaran Hebat Pasar Jeget Ayu, 96 Bangunan Ludes dan 2 Warga Terluka
author ASHAD
Aug 10, 2026
Kebakaran di Rinjani Padam, Tim Gabungan Sisir 30 Hektare untuk Cegah Api Muncul Lagi
regional Sebelumnya
Kebakaran di Rinjani Padam, Tim Gabungan Sisir 30 Hektare untuk Cegah Api Muncul Lagi
author ASHAD
Aug 10, 2026

Komentar