Pabrik Plastik Mojosongo Solo Terbakar, Diduga Dipicu Benang Layangan
Schoolmedia News – Kebakaran melanda sebuah pabrik plastik di Jalan Tentara Genie, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Minggu (9/8/2026). Warga dan petugas bergerak cepat untuk mencegah api meluas ke bagian lain di sekitar lokasi.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.44 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Solo kemudian menuju lokasi dan tiba beberapa menit setelah laporan diterima.
Api diketahui berasal dari area tumpukan biji plastik yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat agar api tidak merembet ke bangunan lainnya.
Sebanyak lima unit armada pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu setengah jam dengan penggunaan sekitar 14.000 liter air.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu gangguan pada trafo pabrik setelah benang layangan tersangkut pada jaringan di sekitar lokasi. Kondisi tersebut diduga memicu percikan yang kemudian membakar material plastik. Namun, penyebab akhir tetap menjadi bagian dari pemeriksaan pihak berwenang.
Di tengah kejadian, warga turut membantu mengamankan sejumlah aset di sekitar lokasi, termasuk dua mobil dan peralatan penting agar tidak terdampak kebakaran.
Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, BPBD, Linmas, TNI, Polri, serta relawan turut membantu proses penanganan. Upaya dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi sekitar kembali aman.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, kondisi lokasi dinyatakan kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat mengenai risiko aktivitas bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik maupun kawasan industri. Masyarakat diimbau memperhatikan lingkungan sekitar dan menghindari area yang dapat membahayakan keselamatan.
Kebakaran di pabrik plastik juga menunjukkan pentingnya kesiapan sistem keselamatan di kawasan industri. Material plastik yang mudah terbakar membutuhkan penanganan cepat agar kebakaran tidak berkembang dan menimbulkan kerugian lebih besar.
Petugas masih melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan area terdampak benar-benar aman. Masyarakat sekitar juga diharapkan tetap mengikuti arahan petugas apabila terdapat perkembangan terkait kondisi lokasi.
Dengan tidak adanya korban jiwa maupun luka, penanganan cepat petugas dan bantuan warga menjadi faktor penting dalam mencegah dampak kebakaran semakin meluas.
_
Liputan Khusus Lainnya:
Jawa Barat Juara Umum IMC 2026, Wadah Seleksi Atlet Muaythai Menuju SEA Games 2027
32 Tim Berlaga di Festival Dayung Tejoasri Lamongan, Meriahkan HUT ke-81 RI