Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Pasien Dugaan Keracunan MBG di Semarang Dirawat Inap, Biaya Tak Dibebankan ke Keluarga

author Andeliyumna
Aug 03, 2026 |
7 Dilihat

Schoolmedia News Semarang – Pemerintah Kota Semarang memastikan pasien yang menjalani rawat inap akibat dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapatkan penanganan medis. Pembiayaan perawatan pasien menjadi perhatian pemerintah setelah ratusan siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan MBG.

Dalam penanganan kasus tersebut, pembiayaan pasien yang menjalani perawatan tidak dibebankan kepada keluarga. Pemerintah daerah menyiapkan mekanisme pembiayaan untuk memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala persoalan biaya.

Namun, terdapat informasi berbeda mengenai mekanisme penjaminan biaya. Sejumlah laporan menyebut biaya perawatan ditanggung melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang, sementara laporan lainnya menyatakan perawatan di fasilitas kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan. Karena itu, mekanisme pembiayaan dapat mengikuti kondisi dan ketentuan masing-masing pasien.

Sebelumnya, sebanyak 707 siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Keluhan yang muncul antara lain mual, muntah, sakit perut, dan diare. Sebagian korban menjalani rawat jalan, sedangkan pasien dengan kondisi yang membutuhkan pemantauan lebih lanjut harus menjalani rawat inap.

Pemerintah bersama pihak terkait masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Pemeriksaan terhadap sampel makanan dan bahan yang digunakan dalam penyediaan MBG dilakukan untuk memastikan sumber masalah.

Di sisi lain, operasional SPPG Karangturi yang memasok makanan MBG ke sekolah terdampak dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur keamanan pangan dipenuhi sebelum layanan kembali berjalan.

Kasus ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan program MBG di Semarang. Selain pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, keamanan pangan, kualitas pengolahan, serta pengawasan distribusi menjadi aspek penting yang harus diperkuat agar program dapat berjalan aman dan memberikan manfaat bagi siswa.

-

Penulis: Ashad Rizki

Editor: Ashad Rizki

KA Putri Deli Tabrak Truk di Sergai, Sopir Tewas dan Perjalanan 1.180 Penumpang Terdampak
regional Selanjutnya
KA Putri Deli Tabrak Truk di Sergai, Sopir Tewas dan Perjalanan 1.180 Penumpang Terdampak
author Andeliyumna
Aug 03, 2026
707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, SPPG Karangturi Dihentikan Sementara
regional Sebelumnya
707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, SPPG Karangturi Dihentikan Sementara
author Andeliyumna
Aug 03, 2026

Komentar