Ilustrasi insentif untuk para guru, Foto: Pixabay
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan para guru hingga ke tingkat honorer. Saat ini, guru dari berbagai kategori sudah mendapat insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.
Tatu mengatakan, kesejahteraan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik terus menjadi perhatian Pemkab Serang.
"Kesejahteraan guru harus terus kita perjuangan, terutama guru honorer," kata Tatu dalam keterangan tertulis di Serang, Banten, Senin, 4 Maret 2019.
Tatu menjelaskan, perhatian Pemkab Serang terhadap para tenaga pendidik tersebut antara lain pemberian insentif untuk 2.821 guru PAUD dengan total anggaran Rp 5,07 miliar, insentif dua guru TKK dengan total anggaran Rp 57,6 juta, insentif 5 GBS dengan total anggaran Rp 96 juta.
Baca juga: Mendikbud: 62,2 Persen Anggaran Pendidikan Tersalur di Daerah
Selain itu, Pemkab Serang juga memberikan insentif untuk 152 K-2 nonguru dengan total anggaran Rp 820,8 juta, insentif 691 K-2 guru SD dengan total anggaran Rp 5,8 miliar, dan 121 K-2 guru SMP dengan total anggaran Rp 1,01 miliar.
Selanjutnya, insentif juga diberikan untuk 705 operator SD dengan total anggaran Rp 2,53 miliar, insentif 92 operator SMP dengan total Rp 331,2 juta, dan insentif 2.517 guru SD dan SMP non K-2 dengan total anggaran Rp 12,08 miliar.
Tidak hanya itu, Tatu menambahkan, untuk guru keagamaan, ada insentif untuk 8.629 guru ngaji dengan total anggaran Rp 8,62 miliar, insentif 1.165 guru TPQ dengan total anggaran Rp 1,16 miliar, dan insentif 6.190 guru MDA dengan total anggaran Rp 9,68 miliar.
Menurut Tatu, perhatian Pemkab Serang terhadap para guru memang belum maksimal. Apalagi, anggaran Pemkab Serang paling besar untuk pembangunan infrastruktur jalan.
"Jalan sepanjang 601,3 kilometer kami targetkan dibeton, dengan anggaran per tahun Rp 300 miliar. Selanjutnya bertahap kami akan bantu pemerintah desa dengan total 1.000 kilometer jalan desa," kata Tatu.
Baca juga: Siapkan Rp 76 Miliar, Pemprov Kalbar Gratiskan Sekolah untuk 142.000 Siswa SMA/SMK
Tatu mengatakan, jika pembangunan infrastruktur tuntas, maka anggaran selanjutnya bisa teralokasi untuk program pendidikan, salah satunya kesejahteraan guru.
"Ratusan ruang kelas juga kami perbaiki setiap tahun. Intinya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia, program pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur akan terus kami prioritaskan," kata Tatu.
Ketua PGRI Kabupaten Serang Muhtadi menyambut baik berbagai perhatian Pemkab Serang terhadap para guru. Perhatian terhadap para guru perlu terus dilakukan mengingat tugasnya yang berat untuk mencerdaskan generasi Bangsa.
"Kami berterima kasih, bangga, dan mengapresiasi perhatian Pemkab Serang terhadap para guru. Kami akan terus kompak mendukung program Pemkab Serang dalam meningkatkan indeks pemangunan manusia di Kabupaten Serang," kata Muhtadi.
Tinggalkan Komentar