Cari

Kuatkan Internet di 3T, Hari Ini Satelit Nusantara Satu Milik Indonesia Meluncur ke Orbit di Atas Papua

Foto: @kemenkominfo/IG

 

Hari ini, Satelit Nusantara Satu telah diluncurkan dari Florida, Amerika Serikat. Satelit milik PT PSN ini akan menjadi satelit multifungsi pertama di Indoensia yang akan dipakai oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk penetrasi akses internet dan 4G di wilayah 3T. Keterangan tersebut dipublikasikan oleh Kemenkominfo melalui media sosial Instragram @kemenkominfo, siang ini. 

"Dengan  bangga Indonesia mempersembahkan Satelit Nusantara yang telah diluncurkan pagi ini (22/2/2019) dari Florida, US," tulis di media sosial tersebut. 

Satelit Nusantara Satu milik Indonesia lepas landas dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral SLC-40, Florida, Amerika Serikat pada 21 Februari 2019 pukul 20.45 waktu setempat atau 22 Februari 2019 sekitar pukul 8.45 WIB.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA, dilansir dari kennedyspacecenter.com, menjelaskan, Roket SpaceX 9 meluncurkan satelit komunikasi untuk Indonesia. 

Pihak NASA menawarkan masyarakat umum untuk menyaksikan peluncuran terdekat di Kompleks Pengunjung Kennedy Space Center. Mereka menonton di LC-39 Observation Gantry, sekitar 5,5 kilometer dari landasan peluncuran. Peluncuran Satelit Nusantara Satu juga bisa disaksikan secara live streaming.

Selain itu, peluncuran Satelit Nusantara Satu bisa ditonton di Apollo/Saturn V Center yang jaraknya sekitar 10 kilometer dari lokasi peluncuran.

"Pastikan untuk datang lebih awal dan bersiap untuk peningkatan kehadiran dan lalu lintas pada hari peluncuran. Lokasi menonton dan tempat duduk yang tersedia bagi pertama datang, pertama dilayani," sebut situs tersebut.

Falcon 9 tak hanya membawa Satelit Nusantara Satu, tapi juga penjelajah bulan pertama milik Israel, SpaceIL.

Dilansir dari indotelko.com, setelah roket diluncurkan dari Bumi, maka tahapan pertama adalah pemisahan roket pendorong telah sukses dijalankan. Selanjutnya, pemisahan roket kedua dan membawa satelit milik SpaceIL ke bulan. Lalu, membawa Satelit Nusantara Satu dan satelit pengintai S5 ke slot orbitnya.

Untuk diketahui, Satelit Nusantara Satu menggunakan platform SSL-1300 140 memiliki usia desain 15 tahun dan operasi 20 tahun dengan membawa 52 transponder yang terdiri atas 38 transpinder C Band dan 8 spotbeam KU Band dengan total kapasitas 15 Gbps. Khusus KU Band kapasitas yang dimiliki 13,6 Gbps.

Cakupan dari C Band satelit Nusantara Satu meliputi wilayah Asia Tenggara dan KU Band untuk 8 spot beam meliputi seluruh wilayah Indonesia. Satelit ini akan menempati slot orbit 146 Bujur Timur, tepat di atas Papua. Satelit ini dikendalikan melalui stasiun bumi di Jatiluhur dan Jasindo dipilih sebagai pihak asuransi dari satelit ini.

Lipsus Selanjutnya
Satelit Nusantara Satu Baru Bisa Beroperasi 2 Pekan Setelah Sampai Orbit
Lipsus Sebelumnya
Gencarkan Kegiatan Aksara, Jumlah Buta Huruf di Pamekasan Turun 1.000 Jiwa

Liputan Khusus Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar