Cari

Tak Ada Komputer dan Listrik, 319 Sekolah di Kepri Masih Jalani UN Pakai Kertas dan Pensil

Ilustrasi siswa mengikuti ujian nasional tanpa berbasis komputer, Foto: Pixabay

 

Sebanyak 319 sekolah-sekolah mulai dari tingkat SMP/MTs maupun SMA/SMK/MA di Provinsi Kepulauan Riau masih mengikuti ujian nasional secara manual atau disebut Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

"Meskipun saat ini pelaksanaan ujian nasional telah berbasis Komputer," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Muhammad Dali di Tanjungpinang, Kamis, 7 Februari 2019.

Dali mengatakan pelaksanaan UNKP di beberapa sekolah ini dikarenakan masih terbatasnya akses dan sarana prasarana untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Seperti komputer maupun listrik," ujar Dali.

 

Baca juga

Fasilitas Terbatas, Ratusan Sekolah di Malut Jalani Ujian Berbasis Kertas

Beli Perangkat Komputer untuk UNBK SMP, Pemkab Garut Gelontorkan Rp 6,7 Miliar

Terkendala Infrastruktur, Puluhan SMP di Gunung Kidul "Nebeng" Ikut UNBK ke Sekolah Lain

 

Untuk tingkat SMP se-Kepri, Dali menjelaskan, ada sekitar 210 sekolah yang masih menjalani ujian dengan menggunakan metode UNKP. Sekolah tersebut yakni 5 sekolah di Tanjungpinang, 71 sekolah di Batam, 18 sekolah di Bintan, 44 sekolah  Karimun, 20 sekolah di Natuna, 28 sekolah di Lingga, dan 24 sekolah di Anambas.

Sementara di tingkat MTs, kata Dali, yang menggunakan UNKP sebanyak 8 sekolah di Bintan, 8 sekolah di Karimun, 12 sekolah di Natuna, 2 sekolah di Lingga dan 4 sekolah di Anambas.

Tingkat SMA, Dali melanjutkan, sebanyak 23 sekolah yang menggunakan UNKP di Batam, 6 sekolah di Bintan, 5 sekolah di Karimun, 8 sekolah di Natuna, 6 sekolah di Lingga, dan 4 di Anambas.

Sedangkan tingkat MA, Dali menambahkan, terdapat 2 sekolah di Karimun, 1 sekolah di Natuna, 2 sekolah di Lingga, dan 3 sekolah di Anambas.

"Dan terakhir untuk tingkat SMK se-Kepri yang masih menggunakan UNKP yakni 11 sekolah SMK di Batam, satu sekolah di Natuna, satu sekolah di Lingga dan dua sekolah di Anambas," ucap Dali.

Lipsus Selanjutnya
Targetkan Menjadi Negara Ekonomi Terkuat, Menperin Ajak Santri Buka Usaha di Sektor Digital
Lipsus Sebelumnya
Hasilkan Banyak Pengangguran, Ridwan Kamil: Kurikulum SMK di Jabar Akan Dirombak

Liputan Khusus Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar