
Kisah Lagu Baru "Ramah Sama Teman" Karya Magis Pak Menteri: Pesan Harmoni dari Mazaya Amania dan Quinn Salman di SDI Ruhama Ciputat Untuk Anak Indonesia
PAUDPEDIS CIPUTAT â Suasana di SDI Ruhama Labschool UHAMKA Ciputat mendadak riuh rendah. Bukan karena bel istirahat, melainkan kehadiran sosok mungil nan energik yang tengah menjadi idola baru anak-anak Indonesia khususnys Gen Z dan Gen Alfa: Mazaya Amania.
Di sela-sela acara Peresmian Program Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Tangerang Raya, peraih AMI Award 2024 ini membawa misi besar lewat suaranya yang merdu dan menggemaskan.
Mengenakan pakaian dress batik bermotif ceria pink dan biru toska, Mazaya yang kini duduk di bangku kelas 3 SD tampak tidak canggung berbaur dengan siswa TK hingga SMP. Bagi tim PAUDPEDIA, pertemuan ini menjadi momen spesial untuk melihat langsung bagaimana seorang "influencer cilik" bergerak menghidupkan kembali gairah lagu anak di tanah air.
Mazaya Amania: "Ayo, Lebih Cinta Lagu Anak Indonesia!"
Mazaya, yang populer lewat lagu "Ayam Piyik" dan "Cicak Nemplok," terlihat sangat antusias sepanjang acara. Dengan gayanya yang centil namun cerdasâkhas reporter cilik "Catatan Si Bocil"âia menyampaikan pesan mendalam bagi teman-teman sebayanya.
"Mazaya mau ajak teman-teman semua di rumah dan di sekolah untuk lebih mencintai lagu anak Indonesia. Lagu yang liriknya memang buat kita, yang ceria dan penuh semangat!" ujar putri bungsu pasangan Rama dan Juju ini dengan mata berbinar.
Cucu dari tokoh silat dunia, Mayjen (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya ini juga mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam kepada pemerintah.
Mazays mengaku sangat bangga karena dipercaya oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muâti, untuk terlibat dalam album bertajuk "Kicau".
"Senang banget dan bersyukur bisa diajak Pak Menteri nyanyi di album Kicau. Ini kado buat semua anak Indonesia," tambahnya. Kehadiran Mazaya di panggung bahkan sempat membuat suasana pecah saat ia memberanikan diri mengajak Pak Menteri untuk bernyanyi bersama, yang disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Di album Kicau yang dirilis Kemendikdasmen, Mazaya menyanyikan tiga lagu berjudul Roket Balon, Anak Mandiri dan Bermain Mewarnai. âInget ya teman-teman lagu itu aku yang nyanyian sendiri. Kalian bisa lihat lagunya di YouTube Kemendikdasmen dan PAUDPEDIA,â ujar Mazaya.
Sentuhan Magis Pak Menteri dalam "Ramah Sama Teman"
Selain Mazaya, tim PAUDPEDIA juga berkesempatan menemui sosok fenomenal lainnya di lokasi yang sama, yaitu Quinn Salman. Sang pelantun lagu viral "Tiba-Tiba" ini hadir bersama adiknya, Prince Salman.
Quinn, yang mencetak sejarah sebagai pemenang AMI Awards dua tahun berturut-turut (2021-2022), menceritakan sebuah kisah istimewa tentang proyek musik terbarunya. Kali ini, ia membawakan lagu berjudul "Ramah Sama Teman".
Ada yang unik dari lagu tersebut. Ternyata, lirik lagu "Ramah Sama Teman" ditulis langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muâti.
"Aku benar-benar terkesan dan bersyukur banget. Pak Menteri ternyata sangat peduli dengan pesan moral untuk anak-anak lewat musik. Beliau sendiri yang menulis liriknya, dan aku bersama Prince Salman yang menyanyikannya," ungkap Quinn dengan nada bangga.
Menurut Quinn, lagu ini bukan sekadar nada yang indah, melainkan berisi pesan tentang pentingnya adab, kesantunan, dan persahabatan antar sesama teman. Quinn yang tumbuh di keluarga seniâputri dari presenter Wiwied Salman dan mantan manajer A&R Sony Music, Boy Salmanâmerasa bahwa kolaborasi antara musisi anak dan pembuat kebijakan adalah langkah revolusioner.
"Lagu ini mengingatkan kita kalau sekolah bukan cuma tempat belajar angka, tapi tempat belajar berteman dengan baik," tutur Quinn.
Membangun Karakter Lewat Nada
Kehadiran Mazaya dan Quinn Salman dalam acara Revitalisasi Satuan Pendidikan ini memberikan warna tersendiri. Pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar tidak hanya soal sarana prasarana fisik, tetapi juga revitalisasi budaya dan mental melalui konten-konten yang sehat.
Melalui album "Kicau" dan lagu "Ramah Sama Teman", pemerintah seolah ingin menitipkan pesan karakter melalui idola-idola cilik ini. Mazaya dengan keceriaannya dan Quinn dengan kematangannya dalam bermusik menjadi jembatan yang efektif untuk masuk ke dunia anak-anak yang kini mulai banyak terpapar lagu-lagu dewasa.
Di akhir acara, Mazaya sempat memimpin sesi bernyanyi bersama para siswa TK dan SD di lapangan sekolah. Suara riuh anak-anak mengikuti lirik lagu yang edukatif seolah memberikan harapan baru bagi masa depan industri lagu anak.
"Terima kasih Pak Menteri sudah sayang sama lagu anak-anak," tutup Mazaya sambil melambaikan tangan kepada para penggemar kecilnya.
Peliput : Aldo Nurhuda dan Eko B Harsono
Tinggalkan Komentar