Schoolmedia News Jakarta --- Sebanyak 104 Satuan Pendidikan yang berasal dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, jenjang pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Sekolah Luar Biasa dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mendapat apresiasi dari Direktorat Pendidikan Sekolah Dasar.
Pasalnya, video yang diikutsertakan dalam Lomba Gala Kreasi Video Kampanye Sekolah Sehat Tahun 2023 terpilih menjadi video terbaik. “Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi saya, dan tentunya juga bagi Bapak/Ibu sekalian. Kita berkumpul dalam rangka pemberian apresiasi atau penghargaan kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam mengimplementasikan Gerakan Sekolah Sehat dan Bapak/Ibu adalah bagian dari yang menerima penghargaan itu,” ujar Direktur Sekolah Dasar, Dr Muhammad Hasbi dalam sambutan selamat datang Gebyar Gala Kreasi Video Kampanye Sekolah Sehat Tahun 2023 di Jakarta, Selasa (21/11).
Lomba ini diikuti oleh 2.218 video yang dikirimkan oleh seluruh jenjang pendidikan, mulai jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Video yang masuk dipilah dalam 7 kategori sesuai jenjangnya,.Untuk kategori PAUD diikuti sebanyak 192 video, kategori SD sebanyak 1,061 video, kategori SMP 487 video, kategori SMA 302 video, kategori SMK 79 video, kategori SLB sebanyak 80 video, dan kategori Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)/Pusat Kegiata Belajar Masyarakat (PKBM) sebanyak 17 video.
Berdasarkan hasil penilaian Tim Juri yang berasal dari unsur Perguruan Tinggi, Organsasi Mitra, dan Praktisi/Pakar telah ditetapkan 90 video terpilih (meliputi 10 video kategori SD, 15 video kategori SMP, 15 video kategori SMA, 10 video kategori SMK, 10 video kategori SLB, dan 10 video kategori SKB/PKBM dan 14 video inspiratif (masing-masing 2 video dari setiap kategori atau jenjang pendidikan.
Dikatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh peserta lomba yang terundang dan hadir pada malam hari ini atas prestasi yang dicapai. Dan tak lupa juga, saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta lomba yang belum terplilih dan belum terundang.
“Bagi satuan-satuan pendidikan yang videonya belum terpilih, bukan berarti bahwa mereka belum dapat mengimplementasikan 3 sehat dengan baik. Partisipasi bapak/ibu kepala sekolah, para guru, para peserta didik, dan semua ekosistem satuan pendidikan adalah langkah nyata yang lebih baik. Terlebih dengan adanya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan Indonesia yang lebih hebat,” ujarnya.
Pendidikan pada hakekatnya bukan hanya tentang pembelajaran akademis, tetapi juga terkait pembentukan karakter dan pembiasaan hidup sehat. Sehingga, penting bagi kita semua untuk memastikan agar lingkungan satuan pendidikan dapat mendukung dan mendorong pembiasaan hidup sehat, baik bagi peserta didik, pendidik, dan ekosistem satuan pendidikan lainnya.
Terkait dengan hal tersebut, Kemendikbudristek telah meluncurkan Kampanye Sekolah Sehat, pada Agustus 2022, di mana saat ini, kampanye tersebut telah berubah menjadi gerakan masif dan menggema di satuan-satuan pendidikan semua jenjang untuk bergotong royong dalam menciptakan perubahan dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat Gerakan Sekolah Sehat dengan fokus 3 sehat, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, dan sehat imunisasi.
Diharapkan melalui video ini dapat diimplementasikan atau diaktivasi oleh seluruh jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Untuk mengetahui sampai sejauh mana implementasi 3 sehat di satuan pendidikan, salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan menyelenggarakan lomba video KSS dalam wadah kegiatan “Gala Kreasi Video Kampanye Sekolah Sehat Tahun 2023”.
Gala Kreasi Video Kampanye Sekolah Sehat Tahun 2023 bukanlah sekedar ajang lomba semata, tetapi juga merupakan upaya untuk memberikan apreasi kepada satuan-satuan pendidikan yang telah mengimplementasikan 3 sehat secara baik dan inspiratif. Kegiatan ini diharapkan juga dapat dijadikan ajang berbagi praktik baik implementasi 3 sehat antar satuan pendidikan.
Penulis dan Foto Eko
Tinggalkan Komentar