Cari

Menag: Tambahan 10.000 Kuota Haji Dibagi untuk Seluruh Provinsi

Ibadah haji, Foto: pixabay


Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan pemerintah akan membagi tambahan 10.000 kuota haji Indonesia secara proporsional untuk seluruh provinsi yang ada dengan prioritas untuk para lansia dan para pendampingnya serta jamaah lain.

Lukman Hakim Saifuddin berjanji akan berusaha maksimal dalam merealisasikan pengadaan fasilitas pelayanan dan segala sesuatunya untuk mengeksekusi tambahan 10.000 kuota jamaah haji Indonesia. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah memberikan tambahan 10.000 kuota haji kepada Indonesia mulai musim haji tahun 2019.

“Pada dasarnya, kami di Kementerian Agama akan berusaha merealisasikan penyiapan pengadaan fasilitas pelayanan dan segala sesuatunya untuk tambahan 10.000 kuota jamaah haji kita,” kata Lukman Hakim, Kamis, 18 April 2019.

Konsekuensinya, kata Lukman, perlu adanya tambahan anggaran karena dengan adanya penambahan jumlah jamaah haji, tentunya membutuhkan penambahan petugas. Karena, kata Lukman, adanya penambahan jamaah, kloternya akan bertambah sehingga petugas kloter pun juga bertambah.

“Jadi, ini yang nanti sebagian akan didapatkan dari BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji), sebagian juga dari efisiensi yang dilakukan oleh Kementerian Agama, dan terakhir tentu dari APBN khususnya untuk membiayai petugas-petugas tambahan,” kata Lukman.

Terkait dengan jumlah penambahan anggaran untuk merealisasikan sebanyak 10.000 kuota haji ini, Lukman belum bisa memakstikan berapa anggaran yang diperlukan. Lukman menjelaskan, pihaknya masih akan merapatkan dengan mitra kerja di Komisi VIII DPR RI pada Selasa depan.

"Kita belum bisa menyebutkan angka pastinya karena kita masih terus menghitung secara persis, dan tentu saya menghormati DPR dalam hal ini Komisi VIII. Sebelum saya sampaikan kepada mereka tentu belum saatnya untuk disampaikan kepada publik,” kata Lukman.

Pada hari ini, Presiden Joko Widodo memimpin rapat kabinet terbatas (ratas) membahas tindak lanjut hasil kunjungan kerjanya ke Arab Saudi beberapa waktu. Selain membahas tambahan 10.000 kuota haji Indonesia mulai tahun 2019, ratas juga membahas keinginan peningkatan investasi Arab Saudi di Indonesia.

"Keduanya saya kira harus kita tindak lanjuti secepatnya sehingga respons ini akan menuntaskan, terutama rencana investasi Arab Saudi ke Indonesia yang kemarin sudah disampaikan, Saudi ingin Indonesia kerja sama dengan Saudi dan menjadikan negara kita sebagai hub bagi industri petrokimia di Asia Tenggara," kata Presiden Jokowi.

Lipsus Selanjutnya
Caleg Stres, Psikolog: Karena Harapan Terlalu Tinggi
Lipsus Sebelumnya
BKB: Pelestarian Borobudur Butuh Dukungan Masyarakat

Liputan Khusus Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar