Cari

Pemprov Kalteng Tegaskan Terapkan E-Budgeting

Ilustrasi penggunaan e-budgeting, Ilus: pixabay

 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kabupaten/kota, segera menerapkan Analisa Standar Belanja (ASB) dan aplikasi e-budgeting.

"Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kami minta mengingatkan jajarannya untuk menerapkannya dalam penyusunan anggaran," kata Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kalteng Sapto Nugroho mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, di Palangka Raya, Rabu, 10 April 2019.

Dia menyampaikan hal itu saat pembukaan sosialisasi ASB dan e-budgeting 2019 yang diikuti jajaran pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Kegiatan tersebut digelar, untuk memantapkan penerapan ASB maupun e-budgeting di Kalteng.

 

Baca jugaKuatkan Internet di 3T, Hari Ini Satelit Nusantara Satu Milik Indonesia Meluncur ke Orbit di Atas Papua

 

Keunggulan ASB dan e-budgeting, kata Sapto, yaitu dapat diintegrasikan dengan sistem yang ada di daerah, seperti sistem perencanaan daerah (e-planning) dan sistem perencanaan barang daerah (e-reporting).

Kemudian keunggulan lainnya,kata Sapto, mampu menyimpan catatan proses yang dilakukan oleh pengguna atau user (log file/history). Catatan tersebut terdapat dalam menu pembahasan rancangan KUA-PPAS antara OPD dengan TAPD, maupun TAPD dengan DPRD.

"Juga pembahasan rancangan APBD antara OPD dengan TAPD dan TAPD dengan DPRD secara elektronik, sebagai upaya pencegahan korupsi untuk menjaga konsistensi antara perencanaan dan penganggaran," kata Sapto.

ASB maupun e-budgeting, kata Sapto menjelaskan, merupakan alat bantu yang tepat terhadap proses pengelolaan keuangan daerah yang dimulai dari tahapan perencanaan penganggaran hingga pertanggungjawaban. Semuanya, kata Sapto, berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Baca jugaIndonesia Tegaskan Jalan Menuju Industri 4.0

 

Pada akhirnya kualitas belanja dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah, dia berharap, dapat ditingkatkan. Selain itu menjaga pengendalian dan konsistensi perencanaan hingga penganggaran.

"Makanya perwakilan tiap daerah dalam kegiatan ini, kami minta menggali dan memahami hal-hal terkait dengan ASB maupun e-budgeting, khususnya berbagai kendala yang dihadapi sehingga didapatkan solusinya untuk bersama," tutur Sapto.

Lipsus Selanjutnya
Psikolog: Orang Tua Tak Sadari Tanamkan Perilaku Perundungan ke Anak
Lipsus Sebelumnya
Anies Sebut Musrenbang Libatkan RW dan Mahasiswa

Liputan Khusus Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar