Ilustrasi air di danau, Foto: Pixabay
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kini sedang meneliti penyebab keruh dan berbaunya air Danau Diatas di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang diresahkan warga.
"Kita sudah ambil sampel airnya. Sekarang sedang diteliti di laboratorium. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Siti Aisyah di Padang, Jumat, 5 April 2019.
Siti mengatakan, penelitian itu pihaknya lakukan terkait adanya keresahan masyarakat akibat dari berubahnya kondisi air di Danau Diatas. Perubahan air itu berdampak bagi PDAM yang tidak bisa lagi memasok air untuk melayani kebutuhan warga.
Perkiraan sementara, Siti menjelaskan, air danau itu menjadi keruh dan berbau akibat naiknya belerang. Namun, Siti menegaskan, pihaknya perlu membuktikannya dengan hasil laboratorium.
Perubahan kondisi air Danau Diatas terjadi sejak Februari 2019. Meski tidak menyebabkan kematian ikan, tetapi hasil tangkapan nelayan menjadi menurun.
Menurut Siti, instansi terkait tidak bisa buru-buru mengambil tindakan untuk mengatasi perubahan kondisi air danau itu. Karena butuh kepastian atas penyebabnya sebelum dicarikan solusinya.
Terkait hal ini, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meminta intansi terkait cepat merespon persoalan itu karena telah meresahkan masyarakat. Dia menyebut, saat ini ada program prioritas nasional terkait penyelamatan danau yang digagas pemerintah pusat. Dua danau di Sumbar tersebut yaitu Danau Singkarak dan Maninjau.
Maski Danau Diatas tidak termasuk, kata Nasrul, namun setidaknya saat ada pakar tentang danau yang datang ke Sumbar, sebab kondisi danau itu bisa menjadi salah satu pokok pembicaraan.
Danau Diatas merupakan salah satu danau yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan karena terletak di kaki Gunung Talang dan di antara hijaunya bukit barisan. Hawa yang sejuk dan pemandangan alam sekitar yang indah menjadi daya tarik tersendiri. Danau tersebut masuk dalam kategori dangkal dengan titik terdalam 44 meter.
Tinggalkan Komentar