Imbas Kekurangan Ruang Kelas, Siswa SDN Banjarwangi Pandeglang Terpaksa Belajar di Musala dan Perpustakaan
SCHOOLMEDIA – Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan masih dialami oleh para siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banjarwangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Karena kekurangan ruang kelas, sebagian siswa terpaksa menjalani proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di area musala, teras, hingga ruang perpustakaan tanpa menggunakan meja dan kursi.
Kepala SDN Banjarwangi, Alis Syarah, mengungkapkan bahwa kondisi belajar di fasilitas seadanya ini telah berlangsung selama hampir 10 tahun. Saat ini, sebanyak 400 siswa harus berbagi dalam 12 ruang kelas yang tersedia, sehingga kapasitas bangunan tidak lagi mencukupi. Siswa kelas satu, kelas dua (jadwal siang), serta kelas empat menjadi kelompok yang harus memanfaatkan musala dan perpustakaan untuk belajar.

Selain keterbatasan ruangan, kondisi fisik bangunan sekolah juga memprihatinkan. Beberapa ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian dinding dan plafon setelah hampir 25 tahun belum tersentuh perbaikan total. Meski sekolah sempat menerima bantuan revitalisasi untuk enam ruang kelas, jumlah tersebut belum memadai dari total 12 ruang kelas yang diajukan. Pihak sekolah pun berencana kembali mengajukan usulan revitalisasi tahap berikutnya agar seluruh siswa dapat belajar di ruang kelas yang layak dan aman.
sumber : detik.com
Penulis Asli : Aris Rivaldo
Penyunting : Athalla
Foto : Hanya sebagai ilustrasi ( Sumber : Pexels )
Berita Lainnya:
Krisis Kesehatan Dampak Karhutla: Ribuan Nakes Diterjunkan Usai Ratusan Ribu Warga Terjangkit ISPA
Pegawai Bank di Bondowoso Ditusuk Orang Tak Dikenal Saat Melintas di Jalan Sepi
DPR Minta Kemenhaj Tingkatkan Perlindungan Jemaah Umrah akibat Konflik di Riyadh