Ketangguhan Warga Palangka Raya: Tetap Berjuang di Tengah Pekatnya Kabut Asap Karhutla

Schoolmedia - Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tidak menyurutkan semangat warga untuk mencari nafkah demi keluarga
Petugas kebersihan Pemkot Palangka Raya seperti Badariah dan Joni tetap menjalankan tugas lapangan meskipun harus menghadapi mata perih, kepala sakit, serta sesak napas akibat kabut asap yang mulai dirasakan sejak bulan Agustus
. Sebagai pekerja lapangan, mereka menilai bahwa ketahanan fisik dan mental sangat diperlukan demi mendapatkan sesuap nasi, karena jika tidak bekerja maka mereka tidak dapat makan
. Dampak kabut asap juga dirasakan oleh pengemudi ojek online (ojol) bernama Andrew Sembiring, yang mengalami penurunan penghasilan drastis hingga 50 persen akibat kebijakan pembelajaran jarak jauh bagi para pelajar
. Kondisi udara yang pekat memaksa warga setempat untuk beraktivitas di luar ruangan dengan kehati-hatian ekstra dan perlindungan pernapasan
. Sumber berita : kompastv
Berita Lainnya:
Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang (13–14 Oktober 2026)
Bencana Kabut Asap Ganggu Sektor Penerbangan, Kemenhub Tegaskan Regulasi Keselamatan Airway
Polisi Tetapkan Dua Anak dalam Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang