Induk TikTok Siapkan Model AI Raksasa, ByteDance Targetkan 10 Triliun Parameter
Schoolmedia News – ByteDance, perusahaan induk TikTok, dikabarkan tengah mengembangkan model kecerdasan buatan (AI) berukuran sangat besar yang berpotensi menjadi salah satu model AI terbesar yang dikembangkan perusahaan teknologi China.
Menurut laporan Financial Times yang dikutip Reuters, model AI tersebut diperkirakan dapat mencapai hingga 10 triliun parameter. Jika terealisasi, skalanya akan melampaui sejumlah model AI China yang saat ini telah dikembangkan perusahaan teknologi lainnya.
Model tersebut masih berada dalam tahap pre-training. Proses ini biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan sebelum model memasuki tahap penyempurnaan dan pengujian lebih lanjut.
Berpotensi Jadi Model AI Terbesar China
Dengan target hingga 10 triliun parameter, proyek ByteDance berpotensi menjadi model AI dengan skala terbesar di China. Sebagai pembanding, model Kimi K3 dari Moonshot AI dilaporkan memiliki sekitar 2,8 triliun parameter.
Model lain seperti LongCat-2.0 dari Meituan dan DeepSeek V4-Pro juga berada di kisaran 1,6 triliun parameter.
Meski demikian, jumlah parameter bukan satu-satunya ukuran kemampuan sebuah model AI. Model dengan parameter lebih banyak tidak otomatis menghasilkan performa yang lebih baik karena kemampuan AI juga dipengaruhi oleh kualitas data, metode pelatihan, arsitektur, serta efisiensi komputasi.
ByteDance Perkuat Investasi AI
Langkah ByteDance menunjukkan semakin ketatnya persaingan pengembangan AI antara perusahaan teknologi China dan Amerika Serikat.
Perusahaan induk TikTok tersebut telah mengembangkan berbagai teknologi AI melalui tim Seed, termasuk model bahasa, teknologi generatif, serta sistem AI untuk berbagai produk digital.
ByteDance juga dilaporkan agresif memperluas infrastruktur komputasi dan investasi AI. Pada 2026, perusahaan bahkan disebut menyiapkan anggaran besar untuk memenuhi kebutuhan chip AI.
Pengembangan model berukuran sangat besar ini menjadi bagian dari ambisi ByteDance untuk meningkatkan kemampuan AI sekaligus memperkuat posisi China dalam persaingan teknologi global.
Masih dalam Tahap Pengembangan
Meski disebut berpotensi mencapai 10 triliun parameter, model tersebut belum tersedia untuk publik. Pengembangannya juga masih berada dalam tahap awal sehingga kemampuan akhir dan waktu peluncurannya belum dapat dipastikan.
ByteDance belum memberikan komentar resmi mengenai laporan tersebut. Reuters juga menyebut informasi mengenai proyek ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Jika berhasil dikembangkan sesuai target, model tersebut dapat menjadi salah satu tonggak penting dalam perlombaan AI global. Namun, tantangan berikutnya bukan hanya membangun model berukuran besar, melainkan memastikan model tersebut mampu memberikan kinerja tinggi sekaligus dapat dioperasikan secara efisien.
_
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/08/10/07000087/induk-tiktok-siapkan-model-ai-terbesar-dari-china
Berita Lainnya:
Rayakan HUT ke-81 RI, Naik MRT, LRT, dan TransJakarta Cuma Rp1 pada 17 Agustus
BPS Ungkap Alasan Jumlah UMKM Sulit Dihitung, Hari Ini Ada, Besok Bisa Tutup
Anak Habiskan 5-7 Jam Sehari Main Ponsel, KPAI Minta Penggunaan Gawai Jadi Perhatian Serius