Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

Kemendikdasmen Siapkan 37 Sekolah Nasional Terintegrasi, 17 Mulai Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

author Andeliyumna
Jul 24, 2026 |
43 Dilihat


Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan sekolah berstandar nasional yang mampu menjangkau lebih banyak peserta didik, terutama di daerah yang masih membutuhkan peningkatan layanan pendidikan.


Pada tahap awal tahun 2026, pemerintah menetapkan 37 lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 17 sekolah ditargetkan mulai menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027, sementara 20 lokasi lainnya masih berada dalam tahap pembangunan dan dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun berikutnya.


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menjelaskan bahwa Program SNT bukan sekadar membangun gedung sekolah baru. Program ini dirancang sebagai pusat pengembangan mutu pendidikan yang mengintegrasikan jenjang pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghadirkan fasilitas yang lebih lengkap bagi siswa dan guru. Dengan demikian, masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh layanan pendidikan yang setara dengan sekolah-sekolah unggulan di kota besar.


Agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal, pemerintah menyiapkan kelas transisi di 17 lokasi yang akan beroperasi lebih dahulu. Selama pembangunan gedung permanen berlangsung, proses pembelajaran akan memanfaatkan fasilitas milik pemerintah daerah, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen, maupun sarana pendidikan lain yang telah disiapkan. Langkah ini dilakukan agar siswa tidak perlu menunggu pembangunan selesai untuk mulai belajar.


Program Sekolah Nasional Terintegrasi juga diharapkan menjadi pusat inovasi pendidikan di daerah. Selain menyediakan ruang kelas yang memadai, sekolah akan didukung dengan laboratorium, perpustakaan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta pengembangan kompetensi guru. Pemerintah menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui kurikulum, tetapi juga melalui fasilitas dan sumber daya manusia.


Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan Sekolah Nasional Terintegrasi hingga tahun 2029. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antardaerah sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.


Dengan dimulainya operasional 17 Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun ajaran baru, diharapkan semakin banyak peserta didik yang memperoleh kesempatan belajar di lingkungan yang modern, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi mereka. Pemerintah juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberhasilan program ini demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua.

Robotika Semakin Diminati, Klub STEM Bermunculan di Berbagai Sekolah Indonesia
Berita Selanjutnya
Robotika Semakin Diminati, Klub STEM Bermunculan di Berbagai Sekolah Indonesia
author Andeliyumna
Jul 24, 2026
Hari Kebaya Nasional 2026, Melestarikan Warisan Budaya Lewat Generasi Muda
Berita Sebelumnya
Hari Kebaya Nasional 2026, Melestarikan Warisan Budaya Lewat Generasi Muda
author Andeliyumna
Jul 24, 2026