Kemendikdasmen: SD Belum Masuk Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Minim Murid Tetap Dicarikan Solusi

Schoolmedia News – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada tahap awal hanya diterapkan untuk jenjang SMP dan SMA, sementara Sekolah Dasar (SD) belum menjadi bagian dari program tersebut. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kesiapan peserta didik usia dini serta akses mereka terhadap sekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menilai jenjang SD masih terlalu dini untuk diintegrasikan dalam satu ekosistem sekolah berasrama atau sekolah terpadu. Salah satu pertimbangannya adalah jarak sekolah yang berpotensi jauh dari tempat tinggal siswa. Untuk jenjang SMP dan SMA, pemerintah menyiapkan dukungan transportasi agar peserta didik dapat berangkat dan pulang sekolah dengan lebih mudah.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa persoalan SD yang kekurangan murid tetap menjadi perhatian. Kemendikdasmen akan menanganinya melalui pemetaan berbasis data, evaluasi daya tampung sekolah, serta koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah. Langkah ini dilakukan agar pemerataan layanan pendidikan tetap terjaga tanpa harus memasukkan jenjang SD ke dalam program Sekolah Nasional Terintegrasi.
Menurut Abdul Mu'ti, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga penyelesaian sekolah yang minim peserta didik tidak dapat disamaratakan. Pemerintah akan mempertimbangkan faktor demografi, persebaran penduduk, dan kebutuhan layanan pendidikan sebelum menetapkan kebijakan lanjutan.
Dengan pendekatan tersebut, Kemendikdasmen berharap kualitas pendidikan dasar tetap terjaga, sementara pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahap awal dapat berjalan optimal di jenjang SMP dan SMA sebagai model pendidikan unggulan.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Berita Lainnya:
Klub Astronomi Sekolah Semakin Diminati, Pelajar Diajak Mengenal Semesta Lewat Pengamatan Langit
Program Erasmus+ Perluas Akses Pendidikan Internasional bagi Generasi Muda
Perpustakaan Sekolah Bertransformasi Menjadi Ruang Kreatif, Tak Lagi Sekadar Tempat Membaca Buku