Usia Baru 20 Tahun, Ayyub Rizqullah Jadi Lulusan D4 Termuda UGM: Ini Rahasianya

Schoolmedia News - Ayyub Rizqullah berhasil mencatat prestasi sebagai lulusan termuda Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Wisuda Periode IV 2026. Ia menyelesaikan pendidikan D4 Program Studi Perbankan, Sekolah Vokasi UGM saat usianya baru menginjak 20 tahun.
Sejak awal kuliah, Ayyub sudah memiliki target untuk menyelesaikan studi tepat waktu. Ia berusaha mengatur waktu dengan baik, terutama dalam mempersiapkan tugas akhir. Bahkan, ia mulai mencari berbagai referensi lebih awal agar proses penyusunan tugas akhir dapat berjalan lebih lancar.
Menariknya, aktivitas Ayyub selama kuliah tidak hanya berfokus pada akademik. Ia aktif di organisasi, salah satunya Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) di Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM.
Ayyub juga menjalani pekerjaan paruh waktu di Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM. Selain itu, ia mengikuti berbagai kompetisi untuk menambah pengalaman praktis. Salah satunya adalah Trading Competition yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana ia berhasil meraih juara ketiga.
Menurut Ayyub, pengalaman di luar kelas penting karena perkuliahan tidak hanya tentang teori. Berbagai kegiatan yang diikutinya membantunya memperoleh pengalaman praktis sekaligus mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik.
Bagi mahasiswa yang ingin menyelesaikan studi tepat waktu, Ayyub menyarankan agar masa kuliah dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia juga menekankan pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang baik, mengatur waktu, dan tetap menikmati proses perkuliahan.
Kisah Ayyub menunjukkan bahwa menjadi lulusan muda bukan sekadar soal menyelesaikan kuliah lebih cepat. Konsistensi belajar, kemampuan mengatur waktu, pengalaman organisasi, serta keberanian mencoba berbagai kegiatan menjadi bagian dari perjalanan hingga akhirnya ia mencatatkan diri sebagai lulusan D4 termuda UGM.
_
Liputan Khusus Lainnya:
Bupati Jember Lulus S3 Unair, Disertasinya Bakal Jadi Acuan Kebijakan untuk Atasi Kemiskinan
Inspiratif! Dokter Penyandang Disabilitas Lulus dengan IPK 4, Wujudkan Cita-Cita Sejak Kecil