Terdampak Karhutla, Unri dan Unsri Tetapkan Kuliah Daring

Schoolmedia News – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Sumatera berdampak pada kegiatan pendidikan tinggi. Universitas Riau (Unri) dan Universitas Sriwijaya (Unsri) mengambil kebijakan pembelajaran daring untuk mengurangi paparan terhadap kondisi udara yang tidak sehat.
Di Universitas Riau, perkuliahan dialihkan ke sistem daring pada 26–28 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul kondisi udara di Pekanbaru yang terdampak kabut asap akibat karhutla.
Dosen Unri diminta mengoptimalkan penggunaan berbagai media pembelajaran daring dengan tetap memperhatikan capaian pembelajaran, jadwal kuliah, serta ketentuan akademik yang berlaku.
Namun, mata kuliah atau kegiatan akademik tertentu yang membutuhkan pelaksanaan secara langsung tetap dapat dilakukan di kampus dengan menyesuaikan kondisi dan berkoordinasi dengan pimpinan fakultas.
Sementara itu, Universitas Sriwijaya menerapkan pembelajaran daring hingga kondisi kualitas udara di wilayah Sumatera Selatan membaik. Kegiatan akademik yang membutuhkan kehadiran langsung akan disesuaikan dengan situasi kualitas udara.
Civitas akademika Unsri juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan. Fakultas serta unit kerja diminta menyesuaikan kegiatan dengan perkembangan kualitas udara.
Kebijakan tersebut menjadi langkah pencegahan untuk melindungi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dari dampak kabut asap. Pembelajaran daring diharapkan tetap menjaga keberlangsungan kegiatan akademik tanpa mengabaikan faktor kesehatan.
Kabut asap akibat karhutla tidak hanya berdampak pada perguruan tinggi. Sejumlah sekolah di wilayah terdampak juga melakukan penyesuaian kegiatan belajar sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara.
Dengan kondisi kualitas udara yang masih menjadi perhatian, perguruan tinggi terus memantau perkembangan situasi sebelum menentukan apakah pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan secara normal.
_
Liputan Khusus Lainnya: