Ilustrasi ruang UNBK, Foto: Pixabay
Sebanyak 51.847 siswa-siswi SMP/MTs se-Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti ujian nasional (UN) tahun ajaran 2018/2019. Ribuan sekolah tersebut tersebar di 17 kabupaten/kota di provinsi itu dengan jumlah sekolah 970 SMP/MTs dan swasta.
Koordinator Helpspek Dinas Pendidikan dan kebudayaan Sultra, La Ode Sjaefuddin di Kendari, mengungkapkan, dari jumlah siswa yang UN 2019, tercatat sebanyak 30.284 siswa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan 21.563 siswa mengikuiti ujian dengan menggunakan kertas pensil (UNKP).
"Secara garis besar bahwa daerah yang mengikuti UNBK 100 persen baru empat kabupatan/kota yakni, Kota Kendari, Kolaka Utara, Buton, Buton Selatan," ujar Sjaefuddin.
Baca juga: 483 SD di Depok Siap Laksanakan USBN
Meski demikian, kata Sjaefuddin, ada beberapa sekolah yang berada di ibukota kabupaten juga sudah melakukan UNBK dengan fasilitas pendukung yang tersedia seperti di Muna, Kolaka, Bombana dan Muna Barat.
Khusus di Kota Kendari sebagai ibukota provinsi Sultra, kata Sjaefuddin dari 55 SMP/MTs dan swasta yang mengikuti UNBK tahun ini, total siswa seluruhnya sebanyak 6.141 orang. Merekaterdiri dari 3.078 siswa laki-laki dan 3.063 perempuan.
Berdasarkan keterangan dari pihak panitia UN tingkat SMP/MTs dan swasta, dari sekian sekolah yang mengikuti UN tahun ini, SMPN 4 Kendari tercatat sebagai sekolah dengan siswa terbanyak yang mengikuti ujian tahun ini. Jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 422 orang, terdiri dari laki-laki 196 dan perempuan 226 orang.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Kendari, Muhammad Saleh, mengatakan pelaksanan UN tahun ini hingga hari pertama ujian berjalan lancar, aman dan tidak alami hambatan yang berarti.
"Kami berharap selama empat hari pelaksanaan UN, dimana hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari keempat Ilmu Pengetahuan Alam bisa berjalan lancar dan sukses," ujar Saleh.
Baca juga: Terkendala Fasilitas, 5 Sekolah di Tanjungpinang Terpaksa Jalani UNKP
Hal senada juga diungkapkan Kepala SMPN 12 Kendari, Sabil dan Kepala SMPN 15 Kendari, Yummi. Ujian Nasional di SMP 12 Kendari tahun ini diikuti oleh 275 siswa terdiri dari 133 laki-laki dan 142 perempuan. Pihaknya menyiapkan tiga ruangan kelas dengan tiga shift, (40.40.12) bagi siswa untuk menjalani ujian. Sedangkan di SMPN 15 Kendari diikuti sebanyak 66 orang terdiri dari 43 orang laki-laki dan 23 perempuan.
"Alhamdulillah, pada shift pertama dimulai pukul 08.00 Wita, shift kedua pada pulul 10.00 dan shift ke tiga dilaksanakan setelah jam istirahan kedua atau pukul 14.00 Wita." katanya.
Hingga berita ini di buat, proses pelaksnaaan UN tingkat SMP/MTs dan sederajat lainnya berjalan lancar, aman, dan belum diterima adanya laporan terkait gangguan server UNBK maupun masalah listrik.
Tinggalkan Komentar