Cari

Presiden Resmikan 1.179 SPPG Polri dan 18 Gudang Ketahanan



Schoolmedia News = Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan dan melakukan groundbreaking pada 1.179 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri serta meresmikan 18 Gudang Ketahanan Polri. Acara yang berlangsung di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2) ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo menekankan, bahwa kehadiran SPPG merupakan salah satu penggerak ekonomi bagi masyarakat di daerah. "Kita lihat, satu SPPG butuh sayur, telur, ayam, daging, dan sebagainya, ini menghidupkan petani-petani kecil. Mereka sekarang yakin punya penghasilan. Dulu mereka panen tidak tahu siapa yang beli, sekarang mereka dijamin, produksi mereka akan diserap," tegas Presiden Prabowo Subianto.

Terkait standar kesehatan, SPPG Polri memiliki ciri khas yakni dengan menerapkan protokol yang ketat dengan foodtray uv stabilizer dan food safety kit pax setiap dapurnya. Teknologi ini digunakan untuk memastikan makanan bebas dari virus dan bakteri. Setiap makanan yang akan didistribusikan wajib melewati tes organoleptik yang mencakup pemeriksaan empat parameter, yakni formalin, nitrit, sianida, dan arsenik.

Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa kementeriannya berperan penting dalam pelaksanaan MBG di berbagai sekolah. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter murid.

“Penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis ini akan memperhatikan aspek fisik, mental, dan karakter anak-anak. Kami ingin program ini menjadi bagian integral dari upaya penguatan karakter bangsa melalui nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kemandirian,” ungkapnya pada kesempatan berbeda.

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti menekankan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta didukung pemenuhan gizi yang baik, merupakan fondasi penting mewujudkan visi Generasi Emas Indonesia 2045.

Selain itu, Menteri Mu’ti juga berharap agar kebiasaan hidup sehat ini diterapkan secara konsisten, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah. “Kalau makan makanan yang sehat dan bergizi, anak-anak kita akan menjadi sehat dan kuat,” tuturnya.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa MBG saat ini telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Ia menargetkan angka ini terus tumbuh hingga mencapai lebih dari 80 juta penerima manfaat. “MBG ternyata setelah terus kita kerjakan, hari ini sudah mencapai 60,2 juta (penerima) manfaat,” ujarnya.

Dalam groundbreaking ini turut hadir Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri Kebudayaan, Fadli Zon; serta jajaran pejabat menteri, BGN, dan Polri. Kerja sama lintas kementerian ini mempertegas sinergi pemerintah dalam memastikan tercukupinya gizi murid di seluruh Indonesia.Tim Schoolmedia

Berita Selanjutnya
Menaker Terbitkan Ketentuan WFA bagi Pekerja di Sektor Swasta pada Libur Nyepi dan Idulfitri
Berita Sebelumnya
Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kearsipan Pendidikan Terbit

Berita Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar