Menko Airlangga Bertemu Menperin Kanada, Bahas Pangkas Tarif dan Kerja Sama Mineral Kritis

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong percepatan implementasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Langkah ini disampaikan dalam pertemuan bilateral bersama Menteri Perdagangan Internasional Kanada, Maninder Sidhu, di Toronto, Kanada, Senin (14/9/2026).
ICA-CEPA merupakan perjanjian dagang komprehensif pertama Indonesia di kawasan Amerika Utara. Melalui kesepakatan ini, Kanada akan menghapus atau menurunkan tarif pada lebih dari 90% pos tarif untuk produk Indonesia, sedangkan Indonesia akan melakukan hal serupa pada 86% pos tarif produk Kanada. Implementasi penuh yang ditargetkan mulai akhir 2026 ini diproyeksikan mampu mendongkrak nilai ekspor Indonesia ke Kanada hingga US$ 11,8 miliar pada 2030.
Kedua negara sepakat memfokuskan kerja sama pada sektor strategis seperti hilirisasi mineral kritis, energi bersih, agripangan, perikanan berkelanjutan, hingga jasa keuangan digital. Selain itu, Indonesia dan Kanada berkomitmen menyelesaikan berbagai tantangan implementasi, mulai dari peningkatkan kapasitas UMKM, penyesuaian standar keberlanjutan, hingga penguatan fasilitas logistik perdagangan.
Sumber berita :detiknews
Artikel Lainnya:
Seni Bertanya di Kelas: Mengatasi Rasa Insecure agar Nggak Malu Berpendapat
Menata Prioritas Belajar: Kunci Sukses Pelajar Tanpa Harus Kewalahan
Bebas dari "Screen Eating": Mengapa Makan Sambil Menatap Layar HP Perlu Dikurangi?