Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Schoolmedia News – Kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mengembangkan potensi riset kembali terbuka. Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 resmi digelar dengan peserta dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA sederajat.
Pendaftaran OMI 2026 tingkat kabupaten/kota untuk bidang sains berlangsung 27 Agustus hingga 2 September 2026. Selain kompetisi sains, OMI tahun ini juga menghadirkan cabang riset bagi peserta didik pada jenjang tertentu.
Ada Cabang Sains dan Riset
OMI 2026 terbagi menjadi dua bidang utama, yakni sains dan riset.
Untuk bidang sains, siswa MI/SD dapat mengikuti Matematika Terintegrasi serta IPAS Terintegrasi. Sementara siswa MTs/SMP dapat memilih Matematika, IPA, atau IPS Terintegrasi.
Pada jenjang MA/SMA, bidang yang tersedia lebih beragam, yaitu Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi.
Sementara itu, bidang riset dapat diikuti siswa MTs dan MA. Topik yang tersedia mencakup ekoteologi, Sustainable Development Goals (SDGs), serta transformasi digital untuk pembangunan nasional.
Siapa yang Bisa Mengikuti?
Untuk bidang sains, peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan tercatat sebagai siswa aktif dengan NISN yang masih berlaku.
Peserta berasal dari kelas:
- Kelas 5 atau 6 MI/SD/sederajat
- Kelas 7, 8, atau 9 MTs/SMP/sederajat
- Kelas 10, 11, atau 12 MA/SMA/sederajat
Siswa hanya diperbolehkan mengikuti satu bidang kompetisi. Madrasah juga harus memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) dan terdata aktif dalam EMIS Kementerian Agama. Untuk sekolah umum, satuan pendidikan harus memiliki NPSN dan tercatat aktif dalam Dapodik.
Untuk bidang riset, peserta berasal dari MTs kelas 7–8 atau MA kelas 10–11. Peserta juga harus memenuhi ketentuan terkait orisinalitas karya dan dokumen pendukung proposal penelitian.
Jadwal OMI 2026
Tahapan OMI bidang sains berlangsung secara berjenjang. Seleksi tingkat satuan pendidikan telah berlangsung pada 22–26 Agustus 2026.
Selanjutnya, pendaftaran tingkat kabupaten/kota berlangsung 27 Agustus–2 September 2026, dilanjutkan uji coba pada 4–5 September dan pelaksanaan pada 7–8 September 2026. Pengumuman tingkat kabupaten/kota dijadwalkan 12 September 2026.
Untuk tingkat provinsi, uji coba dijadwalkan pada 1–2 Oktober, pelaksanaan 5–6 Oktober, dan pengumuman pada 10 Oktober 2026.
Sementara tingkat nasional dijadwalkan berlangsung pada November 2026, dengan pelaksanaan kompetisi pada 10–11 November dan pengumuman sekaligus penutupan pada 12 November 2026.
Cara Daftar OMI 2026
Pendaftaran OMI dilakukan melalui aplikasi yang disiapkan Komite OMI Nasional. Pihak madrasah atau sekolah perlu mempersiapkan data peserta sesuai persyaratan sebelum melakukan pendaftaran.
Untuk tingkat kabupaten/kota, operator sekolah atau madrasah berperan dalam proses pendaftaran peserta. Tiga siswa terbaik dari masing-masing satuan pendidikan untuk setiap bidang studi dapat mewakili sekolah pada tahap tersebut.
Karena proses pendaftaran memiliki batas waktu, sekolah dan madrasah perlu memastikan data siswa, NISN, serta dokumen pendukung telah sesuai sebelum dikirimkan.
OMI 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mencari siswa berprestasi, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan sains, riset, kreativitas, dan pemecahan masalah.
Bagi siswa yang memiliki minat di bidang akademik maupun penelitian, OMI dapat menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
_
Artikel Lainnya: